
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Bandung, 1 April 2026 — Stasiun Geofisika Bandung menerima kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI dalam rangka peninjauan fasilitas operasional serta penguatan peran BMKG dalam sistem mitigasi bencana. Kunjungan ini disambut oleh jajaran pimpinan BMKG, di antaranya Deputi Bidang Infrastruktur MKG Michael Andreas Purwoadi, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Gempabumi dan Tsunami Rahmat Triyono, Direktur Layanan Iklim Terapan Marjuki, Kepala Balai Besar MKG Wilayah II Tangerang Hartanto, Koordinator UPT Jawa Barat Teguh Rahayu, serta Kepala UPT BMKG se-Jawa Barat. Turut hadir pula perwakilan BPBD Provinsi Jawa Barat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke ruang operasional Stasiun Geofisika BMKG Bandung untuk melihat sistem monitoring gempabumi dan penyampaian informasi secara real-time. Kunjungan dilanjutkan dengan pertemuan antara rombongan Komisi V DPR RI dan jajaran BMKG.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai isu strategis, antara lain kondisi sarana dan prasarana Stasiun Geofisika BMKG Bandung, kesiapan menghadapi prediksi musim kemarau tahun 2026 yang diperkirakan lebih kering dan datang lebih awal, aktivitas Sesar Lembang, serta kebutuhan dukungan anggaran untuk penguatan sistem monitoring dan layanan informasi kebencanaan.
Kegiatan juga diisi dengan pemaparan dari Deputi Bidang Infrastruktur BMKG, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara anggota Komisi V DPR RI dengan jajaran BMKG. Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama.
Ketua Tim Kunjungan Kerja, Syaiful Huda yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI, menyampaikan bahwa BMKG merupakan mitra strategis Komisi V DPR RI dalam mendukung upaya mitigasi bencana nasional. Dukungan ini diharapkan terus diperkuat, termasuk dari sisi penganggaran, guna menunjang peningkatan infrastruktur, teknologi, serta kapasitas sumber daya manusia.
Melalui kunjungan ini, diharapkan kesiapan BMKG Bandung dalam penguatan mitigasi bencana di wilayah Jawa Barat semakin optimal, sehingga mampu memberikan layanan informasi yang cepat, tepat, dan akurat bagi masyarakat.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.