
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Jombang, Kamis (14/04/2016) Stasiun Klimatologi Karangploso menyelenggarakan acara Pembukaan Kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tahun 2016 bertempat di Balai Tani P4S Sedulur Tani Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Acara ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan sekolah lapang dengan peserta 25 anggota kelompok tani.
Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa, dan Jaringan Komunikasi BMKG Drs. Untung Merdijanto, M.Si dalam kata sambutannya menyampaikan “bahwa dalam kegiatan SLI Tahap III ini melibatkan Pemerintah Daerah Jombang melalui peran penyuluh pertanian lapangan dan Stasiun Klimatologi Karangploso Malang dalam peningkatan pemahaman petani dalam memadu padankan informasi iklim, keterkaitan iklim dengan hama penyakit, serta kearifan lokal“.
Pada kesempatan ini anggota Komisi V DPR-RI Hj. Sadarestuwati, SP,M.MA turut menghadiri pembukaan SLI tahap III Provinsi Jawa Timur dan mengikuti proses tanam perdana.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.