
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Purworejo, Rabu (30/05/2018). Bertempat di kantor BPBD Kabupaten Purworejo telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Banjarnegara dengan BPBD Kabupaten Purworejo. Penandatanganan PKS tentang Pelayanan Informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika dalam rangka Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Purworejo, khususnya terkait Diseminasi Informasi Gempabumi & Peringatan Dini Tsunami.
Selain untuk mempererat kerjasama dengan BPBD, tujuan dari PKS ini juga sebagai dasar penempatan peralatan BMKG yaitu WRS DVB yang sudah terpasang di BPBD Purworejo. Dalam kesempatan ini pihak BMKG diwaliki oleh Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie, S.T., Dipl.Tsu., M.DM. sedangkan pihak BPBD Kabupaten Purworejo diwakili langsung oleh Kepala Pelaksana / Kalak Drs. Boedi Hatdjono.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.