Mimika – Selasa (8/9), Dalam rangka melaksanakan fungsi penyebarluan informasi BMKG yakni informasi gempa bumi dan tsunami di wilayah Mimika, UPT Mimika melakukan sosialisasi penggunaan peralatan Warning Receiver System (WRS) kepada para peserta BPBD Kabupaten Mimika. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Pusat Kendali Operasional kantor BPBD. Alat ini berfungsi memberikan informasi dini ketika terjadi gempa. Sehingga langkah-langkah penanganan terhadap informasi bencana yang diberikan akan semakin cepat khususnya bencana gempa bumi dan tsunami.
Saat ini durasi penyajian informasi gempa berkisar 3 menit sejak gempa terjadi. Dijanjikan kedepannya informasi deteksi dini ini akan menjadi kurang dari 3 menit agar informasinya menjadi lebih cepat namun dengan keakuratan yang tinggi. Kemudian yang menjadi target kedepan sistem ini akan dimaksimalkan fungsinya terintegrasi dengan sistem monitoring lainnya sehingga menjadi kaya fungsi.
Dengan adanya sinergitas antara BMKG Mozes Kilangn dengan BPBD Kabupaten Mimika, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya resiko bencana khususnya gempa bumi dan tsunami di Wilayah Kabupaten Mimika, sehingga tugas BPBD dalam melakukan evakuasi korban dapat terbantu dan menjadi lebih ringan dengan pemanfaatan WRS ini.
BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia di Batu, Kamis (5/3).
Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah sebagai upaya menanggulangi dampak banjir dan memitigasi risiko bencana hidrometeorologi di Kabupaten Lamongan.
Baca selengkapnya
BMKG Baubau Perkuat Sinergi Lintas Sektoral di Polres Buton Jelang Idulfitri 1447 H
Stasiun Meteorologi Betoambari Baubau terus memperkuat sinergi lintas sektoral guna memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat pada periode mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H.