
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Bima 4 Februari 2019 – Stasiun Meteorologi Kelas III Sultan Muhammad Salahuddin, Bima, menerima kunjungan 75 Siswa/i Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Hilmi Dompu dengan didampingi Guru.
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin yang bertindak sebagai penanggung jawab di kota Bima, Satria Topan Primadi, S. Si. dan Senior forecast, Supriadin, SP, yang bertindak sebagai narasumber forecaster Stamet Bima Laksita Widomurti, S.Tr. dan pengarah lapangan di taman alat adalah Denni K.S, S.Tr., Lavia Farareta A, S.Tr., dan Nurdin.
Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang cuaca, iklim dan gempabumi. Para siswa/i sangat antusias mengikuti kunjungan ini, diharapkan dengan kunjungan ini siswa/i dapat mengenal BMKG khususnya Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin Bima dengan memahami cuaca, iklim, dan gempabumi.
Dalam materi yang disampaikan berisikan tentang pengenalan cuaca, iklim dan gempabumi serta mengenalkan alat-alat yang ada di taman alat agar siswa/i dapat mengenal BMKG lebih dekat lagi.
Selain menerima materi siswa/i juga diajak mengunjungi taman alat yang bertujuan untuk mengetahui dan memahami fungsi serta kegunaan alat-alat yang ada ditaman alat. kegiatan kunjungan ini di tutup dengan kegiatan foto bersama. (ed. Humas)

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.