Kembali ke Berita Daerah

Kunjungan di Stasiun Sultan Muhammad Salahuddin Bima

07 February 2019

Ayu Isrianti Putri

Berita Daerah

Kunjungan  di Stasiun Sultan Muhammad Salahuddin Bima

Bima 4 Februari 2019 – Stasiun Meteorologi Kelas III Sultan Muhammad Salahuddin, Bima, menerima kunjungan 75 Siswa/i Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Hilmi Dompu dengan didampingi Guru.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin yang bertindak sebagai penanggung jawab di kota Bima, Satria Topan Primadi, S. Si. dan Senior forecast, Supriadin, SP, yang bertindak sebagai narasumber forecaster Stamet Bima Laksita Widomurti, S.Tr. dan pengarah lapangan di taman alat adalah Denni K.S, S.Tr., Lavia Farareta A, S.Tr., dan Nurdin.

Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang cuaca, iklim dan gempabumi. Para siswa/i sangat antusias mengikuti kunjungan ini, diharapkan dengan kunjungan ini siswa/i dapat mengenal BMKG khususnya Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin Bima dengan memahami cuaca, iklim, dan gempabumi.

Dalam materi yang disampaikan berisikan tentang pengenalan cuaca, iklim dan gempabumi serta mengenalkan alat-alat yang ada di taman alat agar siswa/i dapat mengenal BMKG lebih dekat lagi.

Selain menerima materi siswa/i juga diajak mengunjungi taman alat yang bertujuan untuk mengetahui dan memahami fungsi serta kegunaan alat-alat yang ada ditaman alat. kegiatan kunjungan ini di tutup dengan kegiatan foto bersama. (ed. Humas)

Berita Daerah Lainnya

Stasiun Geofisika Sleman Lakukan Survei Cepat Dampak Gempa Pacitan M6,2 di Bantul dan Pacitan

Stasiun Geofisika Sleman Lakukan Survei Cepat Dampak Gempa Pacitan M6,2 di Bantul dan Pacitan

BMKG Paparkan Perkembangan Cuaca dan Iklim Jawa Barat 2026 pada High Level Meeting Pengendalian Inflasi Pangan

BMKG Paparkan Perkembangan Cuaca dan Iklim Jawa Barat 2026 pada High Level Meeting Pengendalian Inflasi Pangan

Kalurahan Karangwuni Paparkan 12 Indikator Tsunami Ready Community sebagai Tahapan Menuju Pengakuan Nasional

Kalurahan Karangwuni Paparkan 12 Indikator Tsunami Ready Community sebagai Tahapan Menuju Pengakuan Nasional