Kembali ke Berita Daerah

Audensi Gubernur Provinsi Jawa Timur di Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya

03 September 2019

Ibrahim

Berita Daerah

Audensi Gubernur Provinsi Jawa Timur di Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Ibu Hj. Khofifah Indar Parawansa melakukan audensi di Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya pada Senin (2/9). Audiesi ini berlangsung di Aula Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya dan dihadiri oleh Perwakilan KUPT BMKG Jawa Timur, Stakeholder dan instansi terkait serta pegawai Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya. Acara dibuka oleh sambutan kepala Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya Bambang Hargiyono, S.Si., yang memberikan sedikit paparan tentang BMKG Provinsi Jawa Timur serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Jawa Timur yang sudah menyempatkan waktunya untuk melakukan audensi di Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya.

Selanjutnya Khofifah menyampaikan sambutannya yang diantaranya meminta BMKG membuka akses koneksitas dan informasi cuaca seluas-luasnya serta mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi cuaca. Sebab dengan informasi itu, diharapkan masyarakat bisa mengantisipasi bencana yang akan terjadi. Terkait musim kemarau yang segera berakhir Gubernur Jawa Timur menegaskan BMKG untuk terus menyampaikan peringatan dini cuaca apabila ada potensi cuaca ekstrem, antisipasi itu dilakukan sebab Jawa Timur merupakan daerah yang rentan terhadap bencana. Untuk itu, ia mengimbau warga agar mewaspadai pada setiap musim dan pergantiannya.

Terkait dengan informasi cuaca pada moda transportasi laut, beliau mengatakan  “Kalau ada misalnya prakiraan cuaca, peringatan gelombang tinggi serta informasi potensi cuaca ekstrem, bukan hanya nahkodanya saja yang mendapatkan informasi tersebut, tetapi penumpang juga harus mendapatkan informasinya, sehingga bisa sama sama melakukan antisipasi”. Teknologi sekarang dirasa telah mampu untuk menjawab tantangan tersebut, yang selanjutnya informasi cuaca tersebut dikoordinasikan dengan BPBD sehingga ada antisipasi dan peningkatan kewaspadaan. Maka untuk itu perjanjian kerjasama dengan titik-titik keberangkatan penumpang harus diperbanyak untuk kenyamanan dan keselamatan transportasi laut.

Kegiatan ini ditutup dengan mengunjungi ruang operasional Observasi dan Taman Alat Meteorologi, Khofifah meninjau langsung bagaimana petugas operasional melakukan pengamatan cuaca dan mengolah data pengamatan tersebut menjadi informasi cuaca.

Berita Daerah Lainnya

BMKG Edukasi Petani Tambak Udang Windu di Sidoarjo, Adaptasi Cuaca-Iklim Berbasis Sains

BMKG Edukasi Petani Tambak Udang Windu di Sidoarjo, Adaptasi Cuaca-Iklim Berbasis Sains

Sekolah Lapang Iklim Tematik untuk Mendukung Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat

Sekolah Lapang Iklim Tematik untuk Mendukung Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat

BMKG Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di NTB: Edukasi Cuaca Demi Keselamatan Melaut

BMKG Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di NTB: Edukasi Cuaca Demi Keselamatan Melaut