
Kembali ke Berita
BMKG Gelar Perayaan Natal Oikumene, Tekankan Pelayanan Profesional sebagai Wujud Kasih Tuhan
16 January 2026
Muhammad Yusril Ihza
Berita

JAKARTA, 15 Januari 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar BMKG dengan penuh kehangatan dan sukacita di Jakarta, Jumat (16/1). Mengusung tema “Allah Hadir Melalui Pelayanan BMKG untuk Melindungi dan Menyelamatkan Keluarga”, acara ini menjadi momen refleksi bagi seluruh pegawai untuk memaknai tugas teknis sebagai pelayanan kemanusiaan.
Perayaan Natal dihadiri secara luring oleh Ketua Persekutuan Oikumene sekaligus Deputi Bidang Geofisika, Nelly Florida Riama, Deputi Bidang Infrastruktur MKG, Michael Andreas Purwoadi, serta para pejabat, pegawai, purnabakti, dan taruna/i STMKG. Sementara itu, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, turut hadir memberikan sambutan secara daring.
Dalam sambutannya, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa subtema Natal tahun ini sangat relevan dengan dedikasi harian insan BMKG. Ia menekankan bahwa setiap produk informasi yang dikeluarkan BMKG, mulai dari prakiraan cuaca, peringatan dini gempa dan tsunami, hingga operasi modifikasi cuaca, merupakan bentuk kehadiran nyata kasih Tuhan untuk menyelamatkan keluarga-keluarga Indonesia.
“Ketika kita memberikan peringatan dini yang akurat, kita sedang membantu seorang ayah untuk pulang dengan selamat. Ketika kita memberikan prakiraan iklim bagi petani, kita sedang membantu seorang ibu untuk menjaga ketahanan pangan keluarganya. Ketika kita memberikan edukasi kebencanaan, kita sedang membentengi anak-anak bangsa dari ancaman bahaya,” ujar Faisal.
Ia menambahkan, pelayanan profesional yang berlandaskan integritas tinggi adalah sebuah misi kemanusiaan untuk melindungi kehidupan. Faisal juga mengingatkan pentingnya memelihara kerukunan beragama dan semangat persatuan di lingkungan BMKG sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045.
“Dengan semangat kasih yang inklusif, kita pastikan bahwa pelayanan BMKG menjangkau seluruh keluarga Indonesia tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama,” tegasnya.
Suasana haru turut mewarnai perayaan kali ini. Nelly dalam pesannya mengungkapkan rasa empati yang mendalam atas bencana yang menimpa wilayah Sumatera. Ia mengajak seluruh hadirin untuk bersimpati kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun anggota keluarga terkasih.
“Dalam keprihatinan ini, tema Natal menjadi panggilan nyata. Tugas kita bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi menjadi sebuah pelayanan iman. Melalui informasi cuaca, iklim, gempa, dan operasi modifikasi cuaca, kita menjadi saluran kasih Tuhan untuk menjaga agar setiap rumah tangga tetap utuh dan terlindungi,” tutur Nelly.
Ibadah Natal dipimpin oleh Romo FX. Sadono Agung Widodo, SX. Dalam khotbahnya, Romo Sadono mengingatkan bahwa keluarga adalah bagian vital dari rencana keselamatan Allah yang harus dilindungi. Ia menekankan bahwa pelayanan profesional BMKG merupakan wujud nyata kehadiran Allah dalam menjaga keselamatan bangsa dan keluarga.
Ketua Panitia Natal, Alpon Sepriando Manurung, melaporkan bahwa perayaan ini dilaksanakan secara hybrid. Sekitar 350 peserta hadir secara luring yang terdiri dari pegawai Kantor Pusat, Balai Besar Wilayah II, UPT se-Jabodetabek, Taruna-Taruni, staf, Dosen STMKG, serta para Purnabakti. Sementara itu, sekitar 80 peserta mengikuti secara daring dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kiranya melalui perayaan Natal ini, kita semakin diteguhkan untuk menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan nyata dan menjadi pembawa damai serta berkat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” ucap Alpon.
Perayaan dimeriahkan dengan puji-pujian dari Paduan Suara Pegawai BMKG, penampilan anak-anak Sekolah Minggu, serta Vokal Grup STMKG yang membawakan lagu berisi pesan persatuan dan cinta kasih. Acara ditutup dengan doa bersama agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai langkah seluruh insan BMKG dalam memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.








