Kembali ke Berita

BMKG dan Timor-Leste Perkuat Kolaborasi, Dorong Penguatan SDM dan Kebencanaan

Valdez Dwi
BMKG dan Timor-Leste Perkuat Kolaborasi, Dorong Penguatan SDM dan Kebencanaan

Jakarta, 26 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Kolaborasi tersebut diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan sistem peringatan dini, serta penguatan pertukaran dan pemanfaatan informasi kebencanaan.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara BMKG dan delegasi Timor-Leste yang berlangsung di BMKG, Jakarta, Rabu (26/8). Pertemuan menjadi momentum untuk mengidentifikasi kebutuhan dan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara lebih konkret sesuai dengan prioritas Timor-Leste.

Rapat dipimpin Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, yang mewakili Kepala BMKG. Delegasi Timor-Leste dipimpin Chief of the Planning, Policy and Cooperation Office, Sabino Henriques, didampingi Director of National Directorate of Meteorology and Geophysics (DNMG), Terêncio Fernandes Moniz.

Dalam pertemuan tersebut Guswanto menekankan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk memetakan kebutuhan dan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara lebih terarah. Menurutnya, hasil diskusi perlu ditindaklanjuti dengan mengidentifikasi prioritas masing-masing bidang agar kerja sama yang dibangun tidak hanya bersifat koordinatif, tetapi dapat diwujudkan dalam program yang konkret dan memberikan manfaat bagi kedua negara.

“Sebagai negara tetangga dan mitra dekat di kawasan, Indonesia dan Timor Leste memiliki fondasi yang kuat untuk mengembangkan kerja sama yang praktis dan berkelanjutan. Kami meyakini bahwa kerja sama yang kuat senantiasa dibangun di atas dasar saling belajar dan membawa manfaat bagi kedua belah pihak.” kata Guswanto.

Sejalan dengan hal tersebut, jajaran Kedeputian BMKG menyampaikan sejumlah peluang pengembangan kerja sama di bidang operasional dan teknis. Di bidang meteorologi, kolaborasi dapat diarahkan pada pengembangan prakiraan cuaca berbasis radar atau nowcasting, pemodelan maritim beresolusi tinggi, serta penguatan layanan informasi meteorologi untuk mendukung keselamatan penerbangan.

Pada bidang klimatologi, BMKG membuka peluang pelatihan tematik yang berkaitan dengan ketahanan air, pangan, dan energi. Dalam pembahasan tersebut, Timor-Leste juga menunjukkan ketertarikan untuk memahami sistem klasifikasi sembilan zona musim yang diterapkan BMKG dalam mendukung layanan informasi iklim.

Sementara itu, pada bidang modifikasi cuaca, BMKG mendorong Timor-Leste untuk berpartisipasi dalam lokakarya ASEAN Weather Modification Centre (AWMC). Forum tersebut diharapkan dapat menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pengembangan kapasitas dalam pemanfaatan teknologi modifikasi cuaca di kawasan ASEAN.

Di bidang geofisika, BMKG menargetkan penyelesaian roadmap sistem geofisika nasional Timor-Leste dalam waktu dekat. Penyusunan peta jalan tersebut akan melibatkan Instituto de Geociências de Timor-Leste (IGTL) untuk memastikan pengembangan program dapat dilakukan secara terarah, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan nasional Timor-Leste.
Lebih lanjut, Guswanto menegaskan pentingnya memperkuat konektivitas dan pertukaran informasi kebencanaan antara Indonesia dan Timor-Leste.

“Ini merupakan langkah awal. Kami berharap dari hasil diskusi ini dapat diidentifikasi lebih lanjut kebutuhan yang perlu diperkuat sehingga kerja sama BMKG dan Timor-Leste dapat dikembangkan secara lebih konkret dan sesuai kebutuhan,” ujar Guswanto.

Selain penguatan teknologi dan sistem layanan, peningkatan kapasitas SDM menjadi salah satu fondasi penting dalam keberlanjutan kolaborasi kedua negara. Sabino Henriques menilai pengembangan teknologi meteorologi perlu berjalan beriringan dengan kesiapan tenaga ahli yang memiliki kompetensi dan keterampilan yang memadai.

“Tujuan utama kunjungan kami adalah mempererat kembali kerja sama yang telah berjalan antara Timor-Leste dan BMKG, sekaligus melihat aspek apa saja yang perlu ditingkatkan ke depan. Kami ingin memastikan kerja sama ini semakin efektif sehingga pelayanan meteorologi, khususnya untuk mendukung keselamatan transportasi, dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” ungkap Sabino.

Penguatan kapasitas SDM tersebut ke depan juga direncanakan mencakup kesempatan pendidikan formal bagi putra-putri Timor-Leste di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Langkah ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan tenaga profesional Timor-Leste yang memiliki kompetensi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Sebagai tindak lanjut pertemuan, BMKG dan Timor-Leste akan menyusun Minutes of Meeting (MoM) yang memuat kesepakatan program jangka pendek dan menengah. Sementara itu, pengaturan lebih lanjut terkait program pendidikan formal akan dituangkan dalam Implementation Agreement serta dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, BMKG dan Timor-Leste diharapkan dapat membangun kerja sama yang semakin konkret dan berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas SDM, memperkuat layanan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika, serta mendukung kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat di kedua negara.

Turut hadir mendampingi Sekretaris Utama BMKG dalam pertemuan tersebut, antara lain Deputi Bidang Klimatologi Ardhasena Sopaheluwakan, Deputi Bidang Geofisika Nelly Florida Riama, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca Tri Handoko Seto, Direktur Meteorologi Publik Andri Ramdhani, Kepala Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Adityawarman, Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama RR. Rima Eryani, serta Kepala Biro Umum dan Keuangan Muchamat Agus Fitrianto.

Berita Lainnya

Latsar CPNS Berakhir, BMKG Tekankan Integritas dan Kontribusi Nyata Generasi Muda

Latsar CPNS Berakhir, BMKG Tekankan Integritas dan Kontribusi Nyata Generasi Muda

Baca selengkapnya
BMKG Dampingi Wilayah Flores Siapkan Peta Mikrozonasi dan Rekonstruksi Tahan Gempa

BMKG Dampingi Wilayah Flores Siapkan Peta Mikrozonasi dan Rekonstruksi Tahan Gempa

Baca selengkapnya
Hubungi via WhatsApp