Tsunami Risk: From risk reduction to victim and damage reduction

  • Rozar Putratama
  • 21 Nov 2022
Tsunami Risk: From risk reduction to victim and damage reduction

Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati memberi kata sambutan pada kegiatan tersebut pada hari Senin (21/11/2022)

Kegiatan ini bekerja sama dengan pihak GFZ dari jerman dan dihadiri secara langsung maupun virtual oleh para pejabat BMKG dengan menerapkan protokol kesehatan saat kegiatan sedang berlangsung sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19

Kata sambutan dibawakan oleh ibu Dwikorita dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam penaganan gempa bumi dan tsunami, hal ini merupakan tugas yang sangat besar bagi BMKG untuk menyediakan informasi peringatan tsunami yang akurat dan disebarluaskan secara cepat yang dapat diterima oleh masyarakat.

"kita harus meningkatkan kapasitas kita terkait digital dalam menangani dan memonitoring gempa teknotik, erupsi, dan tsunami" kata Dwikorita.

Dan dilanjutkan pemaparan materi yang dibawakan oleh Deputi geofisika pak Suko Prayitno Adi dengan pembahasan tentang sistem INATEWS dalam membantu menganalisis data terkait kejadian alam seperti gempa bumi dan tsunami

"sebanyak 200 kejadian alam seperti tsunami sudah pernah terjadi di indonesia sejauh ini BMKG sudah mengembangkan lebih dari 100 tsunami hazzard maps dan evakuasi maps di 15 daerah yang ada di indonesia" kata Suko Prayitno Adi.

Pada pemaparan yang disampaikan Suko Prayitno menjelaskan tentang proses gempa bumi dan tsunami terdapat sekitar 425 Warning Receiver Systems (WRS) di daerah yang rawan terjadi gempa bumi dan tsunami

Kepala BMKG menyampaikan pesan semoga program ini dapat memberikan manfaat atau menambah wawasan dan pengetahuan dalam upaya mendukung program mitigasi bencana bumi yang sesuai dengan tuposki BMKG dan sekaligus mengucapkan terimakasih terhadap para hadirin yang sudah berkontribusi dalam workshop yang berlangsung pada hari ini.

 

Gempabumi Terkini

  • 27 November 2022, 07:21:30 WIB
  • 3.5
  • 10 km
  • 6.92 LS - 106.79 BT
  • Pusat gempa berada di darat 15 km Barat Daya kota Sukabumi
  • Dirasakan (Skala MMI): II - III Gubung Guruh, III Cibadak, II Bogor
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di darat 15 km Barat Daya kota Sukabumi
  • Dirasakan (Skala MMI): II - III Gubung Guruh, III Cibadak, II Bogor
  • Selengkapnya →

Siaran Pers