Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2022 Bersama Bupati Kabupaten Banggai

  • Rachmat Hidayat
  • 24 Jan 2022
Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2022 Bersama Bupati Kabupaten Banggai

Banggai - kamis (20/1), Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu bersama dengan Stasiun Meteorologi S. A Amir Luwuk Banggai menggelar kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Banggai, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman terhadap informasi cuaca dan iklim di bidang kelautan bagi para nelayan, petugas penyuluh lapangan perikanan dan instansi-instansi terkait perikanan kelautan. Kegiatan SLCN di Banggai tahun 2022 ini mengambil tema "Dengan SLCN, Nelayan Hebat, Selamat dan Sejahtera".

Kegiatan SLCN tahun ini diselenggarakan dari tanggal 19-21 Januari 2022. Kegiatan pembukaan SLCN dilaksanakan di Kantor Bupati Banggai dan 2 kegiatan lainnya di Kecamatan Nambo dan Kecamatan Pagimana. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari para penyuluh lapangan, perwakilan nelayan dan para pejabat instansi terkait dimana seluruh peserta berasal dari Kabupaten Banggai.

Kegiatan SLCN dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai H. Furqanudin Masulili yang sekaligus membuka kegiatan SLCN ini secara langsung, Wakil Bupati Banggai Laut Ablit H. Ilyas, Kepala Dinas Perikanan Drs. Benyamin Pongdatu, M.Si, Widyaiswara Utama BMKG Drs. R. Mulyono Rahadi Prabowo, M.Sc, Kepala Stasiun Mutiara Sis Al-Jufri Palu Nur Alim S.Si dan seluruh Kepala UPT BMKG Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya Widyaiswara Utama BMKG Drs. R. Mulyono Rahadi Prabowo, M.Sc mengatakan bahwa pemilihan lokasi penyelenggaraan SLCN disesuaikan dengan potensi perikanan daerah setempat. Kabupaten Banggai merupakan kabupaten maritim di Sulawesi Tengah yang terdiri dari beberapa pulau besar dan sisanya pulau-pulau kecil yang memiliki potensi perikanan tangkap dan budidaya yang sangat besar. Jumlah rumah tangga yang memiliki mata pencaharian di sektor perikanan tangkap sebanyak 8.300 rumah tangga dan budidaya perikanan laut mencapai 2.662 rumah tangga.

Wakil Bupati Banggai mengatakan bahwa, rata-rata mata pencaharian penduduk di Banggai bersaudara itu petani dan nelayan, karena selain memiliki garis pantai yang panjang, Kabupaten-Kabupaten tadi juga merupakan daerah Kepulauan, oleh karenanya, demi keselamatan saat melaut, pengetahuan soal cuaca sangat diperlukan.

Dengan memberikan pengetahuan terkait informasi cuaca dan iklim maritim kepada peserta diharapkan memberikan pemahaman kepada penyuluh, petugas dinas dan kelompok nelayan dalam mengetahui potensi-potensi yang menguntungkan maupun potensi-potensi kebencanaan yang mungkin terjadi berkaitan dengan kondisi cuaca dan iklim. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin untuk mendukung para penyuluh, stakeholder, dan para nelayan dalam menghadapi dampak-dampak yang akan ditimbulkan. Selanjutnya, informasi tersebut juga dapat dimanfaatkan nelayan untuk mengefisiensikan waktu pencarian komoditas laut dan diharapkan untuk kedepannya dapat meningkatkan produktivitas baik dari segi tangkap, budidaya, maupun pemasaran.

Gempabumi Terkini

  • 21 Mei 2022, 15:29:16 WIB
  • 4.8
  • 31 km
  • 4.61 LS - 102.77 BT
  • Pusat gempa berada di laut 23 km Barat Daya Bengkulu Selatan
  • Dirasakan (Skala MMI): II - III Kota Manna, II Kepahiang, II Krui, II Kemiling, II Liwa
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di laut 23 km Barat Daya Bengkulu Selatan
  • Dirasakan (Skala MMI): II - III Kota Manna, II Kepahiang, II Krui, II Kemiling, II Liwa
  • Selengkapnya →

Siaran Pers