Kepala BMKG Membuka Rapat Pra Rakornas BMKG 2020

  • Ibrahim
  • 06 Agu 2020
Kepala BMKG Membuka Rapat Pra Rakornas BMKG 2020

Jakarta - Melalui sambungan video conference, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati membuka secara langsung Rapat Pra Rakonas BMKG Tahun 2020 pada Kamis, (6/8). Rapat kali ini diikuti oleh seluruh Pejabat Eselon I, II, Kepala Balai Besar MKG di 5 wilayah dan Kepala Stasiun Koordinator Provinsi.

Rapat yang direncakanan berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk menyiapkan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BMKG agar dapat terlaksana dengan efektif dan bermanfaat. Topik pembahasan dalam rapat ini salah satunya terkait organisasi Smart BMKG, dimana saat ini BMKG dalam masa transisi dari periode 2014-2019 menuju 2020-2024 dan tentunya perlu ada penyempurnaan organisasi, agar BMKG semakin berkelas dunia.

Dalam sambutannya, Dwikorita menjabarkan bahwa visi dalam Renstra BMKG yang akan dicapai 2020-2024 sesuai dengan visi Presiden, penekanannya adalah mewujudkan BMKG berkelas dunia dengan spririt socio-entrepreneur.

"Berkelas dunia, artinya kita berupaya agar kondisi lembaga, SDM & produk layanan BMKG harus selevel dengan lembaga BMKG di negara lain di dunia, khususnya negara maju seperti Japan Meteorologial Association (JM) , Australia Buerau of Meteorology (BoM), Meteo France, UK Met dll," ujar beliau.

Kemudian Dwikorita melanjutkan, bahwa Spirit socio-entrepreneur, adalah wirausahawan yang berkarakter/ berjiwa sosial, sehingga program-program BMKG lebih menekankan untuk kesejahteraan masyarakat/ kepentingan sosial. Hal ini merupakan mimpi/ visi bersama untuk mempercepat terwujudnya Visi Presiden, yaitu mewujudkan Indonesia Maju Sejahtera dengan Gotong Royong.

"Beberapa kegiatan yang harusnya di pusat, sudah dikerjakan daerah, sehingga UPT di daerah sebagai garda terdepan bisa benar-benar menjadi ujung tombak. Kemudian SDM & produk layanan di daerah terus didorong untuk dikembangkan dengan lompatan inovasi. Semua itu tidak akan sukses jika Quality Management System tidak terlaksana. Sistem pengelolaan harus dijaga kualitasnya agar human eror/ sistem eror tidak terjadi," tutur Dwikorita.

Mengakhiri sambutannya, Dwikorita berharap dengan reorientasi pengembangan organisasi baik di BMKG Pusat maupun di UPT daerah menjadi lebih sederhana dan pengembangan SDM yang berkelanjutan melalui BMKG Corportate University untuk menyiapkan SDM yang berkelas Dunia.

Agenda hari kedua Rapat Prarakornas akan fokus membahas terkait Quality Management di BMKG.

Gempabumi Terkini

  • 19 Sep 2020, 20:25 WIB
  • 2.9
  • 6 km
  • 6.71 LS - 107.35 BT
  • Pusat gempa berada di Darat 19 Km BaratDaya Kab. Purwakarta
  • Dirasakan (Skala MMI): II Plered
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di Darat 19 Km BaratDaya Kab. Purwakarta
  • Dirasakan (Skala MMI): II Plered
  • Selengkapnya →

Siaran Pers