JAKARTA. Kamis (12/1), Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) yang di ketuai oleh Prof. Dr. Indroyono Susilo beserta rombongan mendatangi BMKG di Kantor Pusat Kemayoran. Kunjungan APHI diterima langsung oleh Deputi Bidang Klimatologi Drs. R. Mulyono R. Prabowo, M.Sc dan Deputi Bidang Inskalrekjarkom Drs. Untung Merdijanto, M.Si didampingi Pejabat Eselon II dan III dilingkungan BMKG.
Kunjungan APHI ke BMKG, adalah untuk mendapatkan informasi prakiraan cuaca dan Iklim Tahun 2017 dalam rangka antisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan. Rombongan APHI menyempatkan berkunjung ke ruang operasional BMKG diantaranya Climatology Early Warning System (CEWS), Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) dan Meteorology Early Warning System (MEWS).
Deputi Inskalrekjarkom Drs. Untung Merdijanto, M.Si menyambut Ketua APHI Prof. Dr. Indroyono Susilo
Presentasi Deputi Bidang Klimatologi Drs. R. Mulyono Prabowo, M.Sc
Jakarta, 6 Maret 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sinergi dengan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dalam mendukung sistem pemantauan maritim nasional. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksda TNI Dr. Samuel H.H. Kowaas, M.Sc., CSBA., beserta jajaran ke Kantor Pusat BMKG, Kemayoran, Jakarta.
Sinergi Sains dan Syariah: BMKG Terima Kunjungan KKL UIN Walisongo Semarang
Jakarta, 13 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan dari Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sebanyak 80 mahasiswa di Auditorium BMKG, Jumat (13/02).
Perkuat Enterprise Resilience, Bank Mandiri Benchmarking Sistem Peringatan Dini Multi-bahaya di MHEWS BMKG
Jakarta, 12 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan kerja dan kegiatan benchmarking dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dalam rangka penguatan kolaborasi serta pendalaman sistem operasional Command Center Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS) BMKG. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan enterprise resilience dan peningkatan kapabilitas situational awareness dalam menghadapi potensi gangguan dan bencana.