Analisis Kondisi Cuaca Ekstrem Kalimantan Barat Tanggal 13-14 Juli 2021

  • Rachmat Hidayat
  • 18 Jul 2021

Penulis:

  • Rizky Noventia Pertiwi

Telah terjadi cuaca ekstrem berupa hujan kategori lebat hingga ekstrem pada tanggal 13 Juli 2021 di sebagian besar wilayah Kalbar. Terjadinya genangan di pesisir barat Kalbar selain dipicu oleh tingginya curah hujan juga dikarenakan pada saat yang bersamaan pada periode pasang air laut maksimum ditunjukkan dengan peningkatan yang cukup signifikan nilai water level di Muara Sungai Kapuas Kota Pontianak.

Faktor meteorologis yang mendukung terjadinya cuaca ekstrem ini antara lain : Fase Konvektif MJO, IOD Negatif, Pola angin 3.000 feet berupa konvergensi dengan kecepatan rendah, Suhu muka air laut yang hangat di sekitar Kalbar dengan anomali 0.5 - 1.0°C, sehingga suplai uap air banyak dan Kelembaban Udara yang tinggi sampai lapisan atas sehingga memudahkan terbentuknya awan-awan penghujan.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Gempabumi Terkini

  • 19 September 2021, 06:38:52 WIB
  • 4.8
  • 42 km
  • 7.47 LS - 106.78 BT
  • Pusat gempa berada di laut 59 Km Tenggara Kab. Sukabumi
  • Dirasakan (Skala MMI): III Cisurupan, III Cikajang, III Ciamis, III Pangandaran, III Karangnunggal, III Ciherang, III Pangalengan, III Gardu, III Cihurip
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di laut 59 Km Tenggara Kab. Sukabumi
  • Dirasakan (Skala MMI): III Cisurupan, III Cikajang, III Ciamis, III Pangandaran, III Karangnunggal, III Ciherang, III Pangalengan, III Gardu, III Cihurip
  • Selengkapnya →