Analisis Kejadian Banjir di Kabupaten Tanah Laut dan Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Tanggal 2-3 September 2020

  • Hatif Thirafi
  • 09 Sep 2020

Penulis:

  • Adhitya Prakoso, M.Met

Puncak musim kemarau umumnya ditandai oleh kondisi yang kering dimana intensitas curah hujan rendah namun penguapan tinggi. Puncak musim kemarau merupakan periode dimana terdapat jumlah curah hujan terendah selama 3 (tiga) dasarian berturut-turut. Terjadinya hujan dengan intensitas lebat pada saat musim kemarau merupakan kondisi yang jarang terjadi dan perlu dianalisis secara mendalam, terlebih jika terjadi pada puncak musim kemarau.

Kejadian hujan dengan intensitas lebat yang terjadi selama 2 hari berturut-turut di Kabupaten Tanah Laut dan Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan telah mengakibatkan banjir dan banyak menimbulkan kerugian di berbagai sektor. Air merendam 4 desa di Kabupaten Tanah Bumbu, sementara banjir setinggi 100-150 cm juga merendam 6 desa di Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Data curah hujan dari pos pengamatan terdekat mencatat curah hujan 70,0 mm pada tanggal 2 September 2020 dan 228,0 mm pada tanggal 3 September 2020.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Gempabumi Terkini

  • 19 Sep 2020, 20:25 WIB
  • 2.9
  • 6 km
  • 6.71 LS - 107.35 BT
  • Pusat gempa berada di Darat 19 Km BaratDaya Kab. Purwakarta
  • Dirasakan (Skala MMI): II Plered
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di Darat 19 Km BaratDaya Kab. Purwakarta
  • Dirasakan (Skala MMI): II Plered
  • Selengkapnya →