Kembali ke Siaran Pers

Hari Tanpa Bayangan di Indonesia

11 September 2024

Iswanudin

Siaran Pers

Hari Tanpa Bayangan di Indonesia

Kulminasi atau transit atau istiwa’ adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama. Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat “menghilang”, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal jugasebagai hari tanpa bayangan.

Karena bidang ekuator Bumi / bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika / bidang revolusi Bumi, sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat LU s.d. 23,5 derajat LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari. Pada tahun ini, Matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2024 pukul 11.50 WIB dan 22 September 2024 pukul 11.35 WIB. Adapun pada 21 Juni 2024 pukul 03.50 WIB Matahari berada di titik balik Utara dan pada 21 Desember 2024 pukul 16.20 WIB Matahari berada di titik balik Selatan.

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Siaran Pers Lainnya

BMKG dan Pemprov Jakarta Laksanakan OMC, Tekan Risiko Bencana Dampak Potensi Hujan Ekstrem

BMKG dan Pemprov Jakarta Laksanakan OMC, Tekan Risiko Bencana Dampak Potensi Hujan Ekstrem

BMKG: Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia menjelang Akhir Januari

BMKG: Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia menjelang Akhir Januari

Libur Nataru, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah

Libur Nataru, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah