Kembali ke Dinamika Atmosfer

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Februari 2026

23 February 2026

Rini Eka Saputri

Dinamika Atmosfer

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Februari 2026

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian II Februari 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.41 (+0.01), mengindikasikan fonemena IOD masih konsisten pada fase Netral, kondisi IOD Netral diprediksi akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Sedangkan indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar –
0.27 (-0.56) menunjukkan mulai meluruhnya fenomena La Nina lemah menuju kondisi Netral. fase Netral diprediksi mulai Februari-Maret 2026 dan bertahan hingga pertengahan tahun 2026.

Analisis dan Prediksi Angin 850 mb: Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar ekuator. Sistem tekanan rendah terlihat Papua bagian utara. Angin baratan diprediksi aktif. Belokan angin diprediksi di sekitar Sumatera, Kalimantan, dan Maluku Utara.

Analisis OLR: Pada Dasarian II Februari 2026, dominan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan lebih luas.

Analisis dan Prediksi MJO: Analisis pada dasarian II Februari 2026 menunjukkan MJO aktif di fase 2 (Indian Ocean) dan diprediksi tetap bergerak aktif menuju fase 4 (Maritime Continent) hingga pertengahan dasarian III Februari 2026. Secara spasial gelombang-gelombang atmosfer diprediksi aktif terutama di wilayah Indonesia bagian timur hingga awal dasarian I Maret 2026.

Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH): Kelembapan udara permukaan berkisar 60-70% dan diprediksi hingga Dasarian II Maret 2026 berkisar 60-75%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-75%, serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 55-75%.

Analisis dan Prediksi Suhu: Suhu rata-rata permukaan berkisar 24-28 °C dan diprediksi hingga Dasarian II Maret 2026 berkisar 24-28 °C, prediksi suhu minimum berkisar 22-26 °C dan
prediksi suhu maksimum berkisar 27-32 °C.

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk “Dasarian III Februari 2026” pada klasifikasi: Waspada: Seluruh kabupaten/kota di Provinsi DI Yogyakarta, beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pulau Lombok).
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk “Dasarian III Februari 2026” pada klasifikasi: Waspada: Tidak ada peringatan. Siaga: Tidak ada peringatan.
Awas: Tidak ada peringatan.

Analisis Curah Hujan Dasarian II Februari 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian II Februari 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0,34%, Tinggi 9,02%, Menengah 73,88%, dan Rendah 16,76%.
  • Sifat hujan pada Dasarian II Februari 2026 umumnya berada kriteria Atas Normal 40,3%, Normal 28,03%, dan Bawah Normal 31,67%.

Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian II Februari 2026:

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 81.3% wilayah Indonesia (568 ZOM) mengalami Musim Hujan.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Banten, Jawa
    Barat, DKJ, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian
    Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku, Maluku Utara dan Pulau Papua.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Februari III – Maret II 2026:
Pada Februari III – Maret II 2026 umumnya diprediksi curah hujan umumnya berada pada kriteria Rendah – Menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami
hujan kategori Tinggi – Sangat Tinggi (>150 mm/dasarian):

  • Pada Februari III 2026 meliputi sebagian Banten bagian selatan, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil Bali, Kalimantan Barat bagian
    utara, Kalimantan Timur bagian utara, sebagian Sulawesi Selatan , sebagian Nusa Tenggara, dan sebagian Papua Tengah.
  • Pada Maret I 2026 meliputi sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian Nusa Tenggara, sebagian
    Sulawesi Selatan, dan sebagian Papua Tengah.
  • Pada Maret II 2026 meliputi sebagian Jawa Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, dan sebagian Papua bagian tengah

Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Maret – Agustus 2026 :

  • Maret 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian timur laut, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, Sebagian besar Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
  • April 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan Barat bagian timur laut, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, Sebagian besar Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
  • Mei 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan Barat bagian timur laut, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, Sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
  • Juni – Agt 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan.
Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Dinamika Atmosfer Lainnya