
Kembali ke Dinamika Atmosfer
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Maret 2026
13 March 2026
Kukuh Prasetyaningtyas
Dinamika Atmosfer

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian I Maret 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0,92 (+0,4), mengindikasikan fonemena IOD masih berada pada fase Netral. Sementara itu, indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar -0,06 (-0,28) menunjukkan fenomena ENSO juga berada pada fase Netral. Kondisi ENSO Netral diprediksi bertahan pada semester I tahun 2026.
Analisis dan Prediksi Angin 850mb: Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian utara. Sistem tekanan rendah terlihat di perairan utara Papua. Angin baratan diprediksi aktif. Belokan angin diprediksi di sekitar Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian utara.
Analisis OLR: Pada Dasarian I Maret 2026, dominan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, kecuali di Sumatera bagian utara. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan lebih luas.
Analisis dan Prediksi MJO: Analisis pada dasarian I Maret 2026 menunjukkan MJO aktif di fase 7 (Western Pasific) dan diprediksi tetap bergerak aktif menuju fase 8 (West. Hem. and Africa) hingga akhir dasarian II Maret 2026 dan menjadi tidak aktif di fase 8 pada awal dasarian III Maret 2026. Secara spasial gelombang-gelombang atmosfer diprediksi aktif terutama di wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur sampai akhir dasarian II Maret 2026.
Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH): Kelembapan udara permukaan berkisar 73-89% dan diprediksi hingga Dasarian I April 2026 berkisar 75-92%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 57-90%.
Analisis dan Prediksi Suhu: Suhu rata-rata permukaan pada dasarian I Maret 20206 berkisar 25-27°C dan diprediksi pada Dasarian II Maret hingga Dasarian I April 2026 berkisar 25-28°C, prediksi suhu minimum berkisar 20-24°C dan prediksi suhu maksimum berkisar 29-34°C.
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk “Dasarian II Maret 2026” pada klasifikasi Waspada: Beberapa kabupaten/kota di di Provinsi Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Pegunungan; Awas: Tidak ada peringatan.
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk “Dasarian II Maret 2026” pada klasifikasi: Waspada: Tidak ada peringatan; Siaga: Tidak ada peringatan; Awas: Tidak ada peringatan.
Analisis Curah Hujan Dasarian I Maret 2026:
➢ Curah hujan pada Dasarian I Maret 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0,42%, Tinggi 3,10%, Menengah 60,03%, dan Rendah 36,45%.
➢ Sifat hujan pada Dasarian I Maret 2026 umumnya berada kriteria Atas Normal 16,45%, Normal 17,40%, dan Bawah Normal 66,15%.
Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian I Maret 2026:
➢ Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 5,3% wilayah Indonesia (37 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
➢ Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian kecil NTT, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Maluku dan sebagian Papua Barat.
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.