
Kembali ke Klimatologi
Buletin Pemantauan Ketahanan Pangan INDONESIA (Vol. 5 – Desember 2016)

SPECIAL FOKUS: MUSIM HUJAN
Buletin ini adalah buletin pemantauan edisi ke lima dengan fokus utama tentang dampak cuaca ekstrim terhadap ketahanan pangan di Indonesia. Buletin edisi sebelumnya dapat diunduh pada:
http://bmkg.go.id/iklim/buletin-iklim.bmkg
https://www.wfp.org/content/indonesia-food-security-monitoring-2016)
Bagian pertama edisi bulletin ini berisi analisis kondisi cuaca di Indonesia untuk bulan November. Bagian selanjutnya menganalisa dampak cuaca ekstrim terhadap kejadian bencana dan kerusakannya pada bulan September sampai November 2016, dan tren wabah flu burung patogenik tinggi (Highly Pathogenic Avian Influenza/HPAI) tahun ini.
Bagian berikutnya menjelaskan prakiraan sifat curah hujan untuk tiga bulan ke depan. Akhirnya, data potensi tanam untuk padi dan jagung sampai dengan akhir musim hujan di jelaskan di buletin ini.
Klimatologi Lainnya
Lihat Semuanya
Anomali Suhu Udara Bulan April 2026
Berdasarkan analisis dari 116 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata bulan April 2026 adalah sebesar 27.5°C. Normal suhu udara klimatologis untuk bulan April (periode 1991-2020) di Indonesia adalah sebesar 26.9°C (dalam kisaran normal 20.18°C – 29.7°C). Berdasarkan nilai-nilai tersebut, anomali suhu udara rata-rata pada bulan April 2026 menunjukkan anomali positif dengan nilai sebesar 0.6°C. […]

Tingkat Ketersediaan Air Bagi Tanaman – April 2026
Tingkat Ketersediaan Air Tanah bagi Tanaman (ATi) menggunakan perhitungan neraca air dengan metode Thornthwaite and Mather. ATi dihitung dengan persamaan sebagai berikut : ((KAT – TLP)/(KL – TLP)) x 100%. Dengan kriteria: Kurang : jika ketersediaan air tanah < 40% Sedang : jika ketersediaan air tanah 40% – 60% Cukup : jika ketersediaan air tanah > 60%