
Kembali ke Buletin Iklim
Buletin Informasi Iklim Februari 2026
13 February 2026
Rini Eka Saputri
Buletin Iklim

Buletin edisi Februari 2026 memuat informasi tentang analisis curah hujan yang terjadi pada bulan Januari dan prediksi hujan 3 (tiga) bulan ke depan yaitu hujan bulan Maret hingga Mei 2026. Dalam buletin ini juga dibahas analisis dinamika atmosfer dan laut serta prediksi El Niño Southern Oscilation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD), Monsun dan suhu muka laut (SST) perairan Indonesia.
Analisis hujan yang disajikan pada halaman 3 menunjukkan kondisi faktual curah hujan yang terjadi selama bulan Januari. Analisis ini dilakukan berdasarkan data observasi dari stasiun BMKG, pos hujan kerja sama yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan data satelit Global Satellite Mapping of Precipitation (GSMaP).
Pada bulan Januari 2026, menunjukkan bahwa suhu muka laut di Samudra Hindia berada pada fase IOD Netral dengan indeks 0,02, sedangkan anomali suhu muka laut di wilayah Pasifik Tengah Ekuator (wilayah Nino3.4) menunjukkan indeks ENSO sebesar –0,55 (La Nina Lemah).
Prediksi hujan untuk 3 (tiga) bulan ke depan yaitu periode Maret-Mei 2026 disajikan pada halaman 7 s/d 8 yang memuat prediksi untuk curah hujan dan sifat hujan. Pada bulan Januari 2025, umumnya wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori Menengah (74,47%). Adapun wilayah lainnya mengalami curah hujan kategori Tinggi (13,94%), Rendah (8,80%), dan sejumlah 2,79% wilayah mengalami curah hujan kategori Sangat Tinggi. Ditinjau dari sifat hujan, sebanyak 59,93% wilayah Indonesia mengalami sifat hujan Bawah Normal (BN), 26,25% wilayah mengalami sifat hujan Normal (N) dan 13,83% wilayah mengalami sifat hujan Atas Normal (AN).
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.