
Kembali ke Klimatologi
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Desember 2025
03 January 2026
Rini Eka Saputri
Klimatologi

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO:
Hasil monitoring pada Dasarian III Desember 2025 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar –0.22 (-0.38), mengindikasikan fonemena IOD sudah berada pada fase Netral pada skala dasarian dan bulanan. Sedangkan indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar -0.7 (-0.6) menunjukkan masih aktifnya fenomena La Nina lemah. IOD Netral diprediksi akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026, sedangkan La Nina lemah diprediksi akan bertahan di awal tahun 2026..
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk Dasarian I Januari 2026 pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan; Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan.
Tidak Ada Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: yang berlaku untuk Dasarian I Januari 2026 pada klasifikasi Waspada, Siaga, dan Awass.
Analisis Curah Hujan Dasarian III Desember 2025:
- Curah hujan pada Dasarian III Desember 2025 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0,4%, Tinggi 13,8%, Menengah 69,5%, dan Rendah 16,3%
- Sifat hujan pada Dasarian III Desember 2025 bervariasi dari kriteria Atas Normal 41,2%, Normal 27,9%, dan Bawah Normal 30,9%.
Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian III Desember 2025:
- Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 81% wilayah Indonesia (566 ZOM) masuk Musim Hujan.
- Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Bengkulu, sebagian Lampung, Bangka Belitung, sebagian Banten, Jawa Barat, DKJ, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, sebagian NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, Maluku, dan Pulau Papua.
Prediksi Curah Hujan Dasarian: Januari I– Januari III 2026:
Pada Januari I– Januari III 2026 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah – menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori
tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian):
- Pada Januari I 2025 meliputi sebagian kecil Riau, sebagian Bangka Belitung, sebagian besar Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Kalimantan Barat bagian utara, sebagian kecil Kalimantan Tengah, Sebagian Sulawesi Selatan dan Sebagian kecil Papua Barat.
- Pada Januari II 2026 meliputi meliputi sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Sebagian kecil NTB, sebagian NTT, dan sebagian Sulawesi Selatan.
- Pada Januari III 2026 meliputi sebagian kecil Lampung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Sebagian Jawa Timur, Sebagian kecil NTB, sebagian NTT, dan sebagian Sulawesi Selatan.
Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Januari – Juni 2026 :
- Januari 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Barat, sebagian Jambi, sebagian Bengkulu bagian tengah, sebagian Sumatera Selatan bagian tengah, sebagian Bangka, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian besar Banten, sebagian besar Pulau Jawa, sebagian Madura, sebagian besar Bali,sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Selatan bagian selatan, sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian kecil Kalimantan Utara, Pesisir Barat Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sekitar Kep. Tanimbar, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
- Februari – Maret 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara,sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah,
sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan. - April 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan
- Mei – Juni 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Tengah, Pesisir Timur dan Utara Sulawesi Selatan, sebagain Maluku, sebagian besar Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.