Kembali ke Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Maret 2026

23 March 2026

Rini Eka Saputri

Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Maret 2026

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian III Februari 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.67 (+0.4), mengindikasikan fonemena IOD masih konsisten pada fase Netral, kondisi IOD Netral diprediksi akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Sedangkan indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar -0.15 (-0.28) menunjukkan fenomena La Nina lemah sudah sepenuhnya menjadi Fase Netral. Fase Netral diprediksi bertahan hingga pertengahan tahun 2026.
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk “Dasarian III Maret 2026” pada klasifikasi Waspada: Beberapa kabupaten/kota di di Provinsi Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan; Siaga: Tidak ada peringatan; Awas: Tidak ada peringatan.
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk “Dasarian III Maret 2026” pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah. Siaga: Tidak ada peringatan. Awas: Tidak ada peringatan.

AnalisisCurah Hujan Dasarian II Maret 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian II Maret 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0,10%, Tinggi 5,96%, Menengah 66,01%, dan Rendah 27,93%.
  • Sifat hujan pada Dasarian II Maret 2026 umumnya berada kriteria Atas Normal 37,14%, Normal 18,36%, dan Bawah Normal 44,50%.

AnalisisPerkembangan MusimKemarau Dasarian II Maret 2026:

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 5.4% wilayah Indonesia (38 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian wilayah Aceh, sebagian wilayah Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi
    Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil NTT dan Maluku, serta sebagian Papua Barat.

Prediksi Curah Hujan Dasarian Maret III – April II 2026:
Pada Maret III – April II 2026 umumnya diprediksi curah hujan umumnya berada pada kriteria Rendah – Menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi dominan mengalami hujan kategori Rendah (<50 mm/dasarian):

  • Pada Maret III 2026 meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, sebagian Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat,
    Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, sebagian besar Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat dan Papua.
  • Pada April I 2026 meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, sebagian kecil Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, sebagian besar Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, sebagian Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
  • Pada April II 2026 meliputi pesisir Timur Aceh dan Sumatra Utara, sebagian kecil Lampung, sebagian Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTT, sebagian besar NTB, sebagian kecil Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, sebagian kecil Gorontalo, sebagian Maluku, sebagian kecil Papua Barat, Papua, dan sebagian Papua Selatan.

Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 50 mm/Bulan untuk Bulan April – September 2026 :

  •  April 2026 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang rendah terjadi di sebagian kecil Jawa Barat, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT.
  • Mei 2026 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian NTB, dan
    sebagian NTT.
  • Juni 2026 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian kecil Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB,
    sebagian besar NTT, sebagian Sulawesi Selatan bagian barat, dan sebagian Papua Selatan.
  • Juli 2026 curah hujan ,50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, sebagian Bangka Belitung, sebagian besar Pulau Jawa, sebagian besar
    Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian selatan, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan bagian barat, sebagian Sulawesi Selatan bagian barat, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Barat bagian selatan, sebagian Gorontalo bagian timur, sebagian SUlawesi Utara, sebagian Maluku, sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua Selatan.
  • Agustus- September 2026 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatera Barat bagian selatan, sebagian Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Pulau Jawa, sebagian besar Bali, NTB, sebagian besar NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian SUlawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua barat, dan sebagian Papua Selatan.

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Klimatologi Lainnya

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Maret 2026

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Maret 2026

Buletin Informasi Iklim Perkebunan Komoditas Sawit Bulan Maret 2026

Buletin Informasi Iklim Perkebunan Komoditas Sawit Bulan Maret 2026

Buletin Informasi Iklim Maret 2026

Buletin Informasi Iklim Maret 2026

Survei Pengguna Web/AplikasiLihat