
The Standardized Precipitation Index April 2026
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul. – Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian II Februari 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.41 (+0.01), mengindikasikan fonemena IOD masih konsisten pada fase Netral, kondisi IOD Netral diprediksi akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Sedangkan indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar –
0.27 (-0.56) menunjukkan mulai meluruhnya fenomena La Nina lemah menuju kondisi Netral. fase Netral diprediksi mulai Februari-Maret 2026 dan bertahan hingga pertengahan tahun 2026.
Analisis dan Prediksi Angin 850 mb: Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar ekuator. Sistem tekanan rendah terlihat Papua bagian utara. Angin baratan diprediksi aktif. Belokan angin diprediksi di sekitar Sumatera, Kalimantan, dan Maluku Utara.
Analisis OLR: Pada Dasarian II Februari 2026, dominan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan lebih luas.
Analisis dan Prediksi MJO: Analisis pada dasarian II Februari 2026 menunjukkan MJO aktif di fase 2 (Indian Ocean) dan diprediksi tetap bergerak aktif menuju fase 4 (Maritime Continent) hingga pertengahan dasarian III Februari 2026. Secara spasial gelombang-gelombang atmosfer diprediksi aktif terutama di wilayah Indonesia bagian timur hingga awal dasarian I Maret 2026.
Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH): Kelembapan udara permukaan berkisar 60-70% dan diprediksi hingga Dasarian II Maret 2026 berkisar 60-75%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-75%, serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 55-75%.
Analisis dan Prediksi Suhu: Suhu rata-rata permukaan berkisar 24-28 °C dan diprediksi hingga Dasarian II Maret 2026 berkisar 24-28 °C, prediksi suhu minimum berkisar 22-26 °C dan
prediksi suhu maksimum berkisar 27-32 °C.
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk “Dasarian III Februari 2026” pada klasifikasi: Waspada: Seluruh kabupaten/kota di Provinsi DI Yogyakarta, beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pulau Lombok).
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk “Dasarian III Februari 2026” pada klasifikasi: Waspada: Tidak ada peringatan. Siaga: Tidak ada peringatan.
Awas: Tidak ada peringatan.
Analisis Curah Hujan Dasarian II Februari 2026:
Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian II Februari 2026:
Prediksi Curah Hujan Dasarian: Februari III – Maret II 2026:
Pada Februari III – Maret II 2026 umumnya diprediksi curah hujan umumnya berada pada kriteria Rendah – Menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami
hujan kategori Tinggi – Sangat Tinggi (>150 mm/dasarian):
Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Maret – Agustus 2026 :

– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul. – Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Buletin edisi April 2026 memuat informasi tentang analisis curah hujan yang terjadi pada bulan Maret 2026 dan prediksi hujan 3 (tiga) bulan ke depan yaitu hujan bulan Mei hingga Juli 2026. Dalam buletin ini juga dibahas analisis dinamika atmosfer dan laut serta prediksi El Niño Southern Oscilation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD), Monsun dan suhu muka laut (SST) […]

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian I April 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.15(+0.023), mengindikasikan fonemena IOD berada pada fase Netral. Sementara itu, indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar +0.28 (-0.01) menunjukkan fenomena ENSO juga berada pada fase Netral. Kondisi ENSO Netral diprediksi masuk fase El Nino mulai […]