
Ulasan Guncangan Tanah Akibat Gempabumi Nias 19 April 2026
Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Minggu, 19 April 2026 pada pukul 03:06:50 WIB yang berdampak pada wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Kembali ke Ulasan Guncangan Tanah

BMKG telah melaporkan terjadinya gempa dengan magnitude 7.7 mengguncang 26 km utara Donggala-Sulteng Jumat (28/9/2018) OT 17:02:44 WIB, kedalaman 10 km yang kemudian dimutakhirkan menjadi magnitude 7.4 dengan OT 17:02:45 WIB, kedalaman 11 km. Gambar lokasi epicenter dapat dilihat pada gambar 1. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas sesar Palu Koro. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini, dibangkitkan oleh deformasi dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar (Slike-Slip). Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa kerusakan dapat terjadi pada daerah yang berdekatan dengan pusat gempa. Berdasarkan hasil analisa data akselerograf, stasiun terdekat dengan sumber adalah stasiun Mapaga (MPSI), berjarak sekitar 43.8 km dari pusat gempa dengan nilai percepatan tanah sebesar 138.871 gals dan merupakan nilai PGA terbesar.
https://content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Minggu, 19 April 2026 pada pukul 03:06:50 WIB yang berdampak pada wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Rabu, 8 April 2026 pada pukul 23:17:45 WIB yang berdampak pada wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Kamis, 2 April 2026 pada pukul 05:48:14 WIB yang berdampak pada wilayah provinsi Sulawesi Utara dan provinsi Maluku Utara.