
Ulasan Guncangan Tanah Akibat Gempabumi Nias 19 April 2026
Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Minggu, 19 April 2026 pada pukul 03:06:50 WIB yang berdampak pada wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Kembali ke Ulasan Guncangan Tanah

Gempabumi dengan magnitudo 3,8 yang terjadi pada hari Minggu tanggal 21 September 2025 pukul 01:59:05 WIB berlokasi di darat pada koordinat 6,74°LS – 106,59°BT atau sekitar 27 km barat daya Kota Bogor, dengan kedalaman hiposenter 5 km, termasuk ke dalam kategori gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake). Karakteristik kedalaman yang sangat dangkal mengindikasikan bahwa sumber gempa berasal dari aktivitas deformasi kerak atas yang berhubungan erat dengan keberadaan sesar-sesar aktif di Jawa Barat bagian tengah.
Secara seismotektonik, wilayah Bogor berada dalam zona kompleks tektonik yang terbentuk akibat interaksi konvergen antara Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Proses penunjaman ini tidak hanya menghasilkan jalur subduksi di selatan Jawa, tetapi juga memicu terbentuknya sistem patahan (fault system) yang menjalar hingga ke daratan, termasuk di sekitar Bogor.
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Minggu, 19 April 2026 pada pukul 03:06:50 WIB yang berdampak pada wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Rabu, 8 April 2026 pada pukul 23:17:45 WIB yang berdampak pada wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Kamis, 2 April 2026 pada pukul 05:48:14 WIB yang berdampak pada wilayah provinsi Sulawesi Utara dan provinsi Maluku Utara.