Gempa Bumi M7,7 – 244 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT
Gempa bumi berpotensi tsunami M 7,7 di 244 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT
Kembali ke daftar Berpotensi Tsunami
244 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT
Magnitudo
7,7
Kedalaman
47 km
Koordinat
5,79 LU - 125,14 BT
Informasi BMKG
Peringatan Dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa Mag:7.7, 08-Jun-26 06:37:42 WIB, dinyatakan telah berakhir::BMKG
— Waktu rilis: 8 Jun 2026 • 10.15.48 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M7,7 DI MINDANAO, FILIPINA, PERINGATAN DINI TSUNAMI TELAH BERAKHIR
Hari Senin, 08 Juni 2026, pukul 06.37.42 WIB wilayah Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80° LU ; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 Km arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan:
- skala intensitas VI di Miangas, Kepulauan Talaud
- skala intensitas V - VI di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe; Kota Melonguane
- skala intensitas V di Kendahe, Kepulauan Sangihe
- skala intensitas IV di Kota Tahuna
Hingga pukul 10.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 20 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,7.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini BERPOTENSI TSUNAMI. Dengan status:
Dengan status SIAGA (0.5 - 3 meter) terjadi di wilayah:
- Kepulauan Sangihe, perkiraan waktu tiba 06:49:27 WIB
- Kepulauan Talaud, perkiraan waktu tiba 06:59:12 WIB
- Kota-manado, perkiraan waktu tiba 07:09:57 WIB
- Minahasa-utara Bagian Utara, perkiraan waktu tiba 07:09:57 WIB
- Minahasa Bagian Utara, perkiraan waktu tiba 07:12:27 WIB
Dengan status WASPADA (<0.5 meter) terjadi di wilayah:
- Halmahera, perkiraan waktu tiba 07:26:57 WIB
- Halmahera-utara, perkiraan waktu tiba 07:31:42 WIB
- Minahasa-selatan Bagian Selatan, perkiraan waktu tiba 07:40:42 WIB
- Kutai-timur, perkiraan waktu tiba 07:42:42 WIB
- Berau, perkiraan waktu tiba 07:43:57 WIB
Berdasarkan hasil observasi sensor tinggi muka laut, tercatat:
- BITUNG, pada pukul 07:51 WIB dengan ketinggian 0.29 meter
- LOLODA-HALMAHERABARAT, pada pukul 07:20 WIB dengan ketinggian 0.09 meter
- MELONGUANE-KEPULUANTALAUD, pada pukul 07:27 WIB dengan ketinggian 0.32 meter
- PALELEH, pada pukul 07:34 WIB dengan ketinggian 0.45 meter
- TAHUNA, pada pukul 06:58 WIB dengan ketinggian 0.30 meter
- TALENGAN-SULUT, pada pukul 08:20 WIB dengan ketinggian 0.75 meter
- TANJUNGSIDUPA, pada pukul 07:39 WIB dengan ketinggian 0.32 meter
- TERNATE, pada pukul 07:51 WIB dengan ketinggian 0.14 meter
- ULUSIAU-SITARO, pada pukul 07:27 WIB dengan ketinggian 0.18 meter
Dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan, Maka "Peringatan Dini Tsunami Dinyatakan Berakhir pada pukul 10.15 WIB."
BMKG akan terus memonitor perkembangan aktivitas gempa bumi susulan, dampak gempa bumi dan tsunami ini, serta segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 08 Juni 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
