Gempa Bumi M5,5 – 52 km BaratDaya KAB-JAYAPURA-PAPUA
Gempa bumi M 5,5 di 52 km BaratDaya KAB-JAYAPURA-PAPUA, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
52 km BaratDaya KAB-JAYAPURA-PAPUA
Magnitudo
5,5
Kedalaman
100 km
Koordinat
3,15 LS - 139,41 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 2 Sep 2026 • 07.07.36 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M5,5 DI KOBAGMA, PAPUA PEGUNUNGAN TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Rabu, 2 September 2026, pukul 07.04.56 WIB, wilayah Kobagma, Papua Pegunungan diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3 pada kedalaman 70 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,29° LS ; 139,31° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 55 km Timur Laut Kobagma, Papua Pegunungan. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat deformasi dalam kerak bumi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Bonggo, Sarmi; Pantai Timur, Sarmi; Kaureh, Jayapura
Hingga pukul 07.21.56 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat. Himbauan kepada masyarakat:
- Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
- Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau InaTEWS - BMKG (Indonesia Tsunami Early Warning System ), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 2 September 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
