Gempa Bumi M5,5 – 50 km BaratLaut MANGGARAITIMUR-NTT
Gempa bumi M 5,5 di 50 km BaratLaut MANGGARAITIMUR-NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
50 km BaratLaut MANGGARAITIMUR-NTT
Magnitudo
5,5
Kedalaman
10 km
Koordinat
8,17 LS - 120,58 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 31 Aug 2026 • 15.05.55 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M5,5 DI FLORES, NUSA TENGGARA TIMUR TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Senin, 31 Agustus 2026, pukul 15.03.30 WIB wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4 pada kedalaman 10 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,21° LS ; 120,57° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 46 km timur laut Ruteng, Nusa Tenggara Timur. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun ( oblique normal ).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ) di Lamba Leda, Manggarai Timur; Reok, Manggarai; Sambi Rampas, Manggarai Timur; Kota Ruteng; Kota Borong.
2. III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ) di Kota Bajawa; Kota Labuan Bajo; Kota Mbay.
Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan gempa bumi M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Agustus 2026 pukul 05:58:23 WIB. Hingga tanggal 31 Agustus 2026 pukul 14:00:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 10.386 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2.
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat. Himbauan kepada masyarakat:
1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260831150555&day=578), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 31 Agustus 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
