Gempa Bumi M5,1 – 151 km BaratLaut SUMBAWA-NTB
Gempa bumi M 5,1 di 151 km BaratLaut SUMBAWA-NTB, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
151 km BaratLaut SUMBAWA-NTB
Magnitudo
5,1
Kedalaman
491 km
Koordinat
7,3 LS - 117,22 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 18 Aug 2026 • 01.13.00 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M5,1 DI LAUT BALI TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 01.10.05 WIB wilayah Laut Bali diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.0 pada kedalaman 505 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,20° LS ; 117,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 135 km timur laut Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas deformasi dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal fault).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Liukang Tangaya, Pangkajene Kepulauan
2. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) di Labuhan Badas, Sumbawa
3. II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Pekat, Dompu
Hingga pukul 01:35 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Himbauan kepada masyarakat:
1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau, https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260818011300&day=578 dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.
Jakarta, 18 Agustus 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
