Gempa Bumi M5,1 – 69 km TimurLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Gempa bumi M 5,1 di 69 km TimurLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU, Tidak Berpotensi Tsunami

Kembali ke daftar M 5,0+

Tidak Berpotensi Tsunami

69 km TimurLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Magnitudo

5,1

Kedalaman

10 km

Koordinat

2,8 LS - 130,25 BT

Saran BMKG

Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi

— Waktu rilis: 1 Aug 2026 • 06.18.26 WIB

Siaran Pers

GEMPABUMI TEKTONIK M5.1 DI SERAM BAGIAN TIMUR, MALUKU TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Hari Sabtu, 01 Agustus 2026, pukul 06:15:51 WIB wilayah Pantai Utara Seram Bagian Timur, Maluku diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.0 pada kedalaman 10 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.80° LS; 130.24° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 Km arah barat laut Seram Bagian Timur, Maluku. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas penyesaran di zona Seram Fold and Thrust Belt. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

1. IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Bula, Seram Bagian Timur.

2. III – IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Bula Barat, Seram Bagian Timur; Seram Utara Timur Seti, Maluku Tengah.

Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi dengan magnitudo M5,5 di Seram Bagian Timur, Maluku pada pukul 03.19.29 WIB. Hingga pukul 06.45.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 19 (sembilan belas) aktivitas gempabumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M5,1.

BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Himbauan kepada masyarakat:

1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260801061826&day=578, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

Jakarta, 01 Agustus 2026

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.

Peta Guncangan

Peta Guncangan

Hubungi via WhatsApp