Gempa Bumi M5,8 – 118 km BaratDaya TERNATE-MALUT
Gempa bumi M 5,8 di 118 km BaratDaya TERNATE-MALUT, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
118 km BaratDaya TERNATE-MALUT
Magnitudo
5,8
Kedalaman
10 km
Koordinat
0,72 LU - 126,31 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 24 Jul 2026 • 06.01.16 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M5,8 DI TERNATE, MALUKU UTARA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Jumat, 24 Juli 2026, pukul 05.58.34 WIB wilayah Ternate, Maluku Utara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.7 pada kedalaman 27 km . Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.75° LU ; 126,33° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 115 km barat daya Ternate, Maluku Utara. Hasil pemodelan tsunami menunjukakan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas :
1. V MMI ( Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan ) di Pulau Batang Dua, Kota Ternate
2. IV MMI ( Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi. ) di Kayoa, Halmahera Selatan; Kota Ternate; Kota Tondano
3. III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ) di Pulau Ternate, Kota Ternate; Kota Tidore; Kota Jailolo; Kota Bitung
Hingga pukul 06.25.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ).
Himbauan kepada masyarakat:
1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260724060116&day=578 dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.*
Jakarta, 24 Juli 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
