Gempa Bumi M5,2 – 260 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT

Gempa bumi M 5,2 di 260 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT, Tidak Berpotensi Tsunami

Kembali ke daftar M 5,0+

Tidak Berpotensi Tsunami

260 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT

Magnitudo

5,2

Kedalaman

10 km

Koordinat

5,96 LU - 125,34 BT

Saran BMKG

Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi

— Waktu rilis: 22 Jul 2026 • 01.36.29 WIB

Siaran Pers

GEMPABUMI TEKTONIK M 5.2 DI LAUT SULAWESI, KEPULAUAN SANGIHETIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Hari Rabu, 22 Juli 2026, pukul 01:33:21 WIB wilayah Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4.9 pada kedalaman 30 km . Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.70° LS; 125.42° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 211 Km arah Barat laut Pulau Karatung. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas deformasi batuan di dasar laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme sesar naik geser ( oblique thrust fault ).

Berdasarkan estimasi peta guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

  1. III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. ) di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe
  2. II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. ) di Miangas, Kepulauan Talaud

Hingga pukul 01.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).

BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Himbauan kepada masyarakat:

  1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
  2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260722013629&day=578, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

Jakarta, 22 Juli 2026

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.

Peta Guncangan

Peta Guncangan

Hubungi via WhatsApp