Gempa Bumi M5,6 – 128 km Tenggara KEP-TALAUD-SULUT
Gempa bumi M 5,6 di 128 km Tenggara KEP-TALAUD-SULUT, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
128 km Tenggara KEP-TALAUD-SULUT
Magnitudo
5,6
Kedalaman
10 km
Koordinat
3,14 LU - 127,44 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 7 Jul 2026 • 14.19.19 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M 5.6 DI TALAUD, MALUKU UTARA,TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Selasa, 07 Juli 2026, pukul 14.16.29 WIB wilayah Talaud, Maluku Utara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.5 pada kedalaman 40 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3.21° LU; 127.47° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 107 Km arah Barat Laut Pulau Doi. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. ) di Naha.
2. II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. ) di Tobelo.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust fault ).
Hingga pukul 14.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).
Himbauan kepada masyarakat:
1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.
Jakarta, 7 Juli 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
