Gempa Bumi M5,9 – 162 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT

Gempa bumi M 5,9 di 162 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT, Tidak Berpotensi Tsunami

Kembali ke daftar M 5,0+

Tidak Berpotensi Tsunami

162 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT

Magnitudo

5,9

Kedalaman

10 km

Koordinat

5,06 LU - 125,24 BT

Saran BMKG

Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi

— Waktu rilis: 6 Jul 2026 • 15.13.50 WIB

Siaran Pers

GEMPABUMI TEKTONIK M5,9 DI MINDANAO, FILIPINA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI DI WILAYAH INDONESIA

Hari Senin, 6 Juli 2026, pukul 15.11.10 WIB wilayah Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,9 pada kedalaman 29 km.  Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,10° LU ; 125,43° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 165 km Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

1. V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.) di Pulau Marore, Kepulauan Sangihe

2. IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.) di Kendahe dan Nusa Tabukan, Kepulauan Sangihe

3. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. ) di Ternate, Tidore, Sanana dan Morotai.) di Kota Tahuna dan Melonguane

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). 

Hingga pukul 15.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 (satu) aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M5,3 .

Himbauan kepada masyarakat:

1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

2. Menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

Jakarta, 06 Juli 2026

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.

Peta Guncangan

Peta Guncangan

Hubungi via WhatsApp