Gempa Bumi M5,5 – 224 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT
Gempa bumi M 5,5 di 224 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
224 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT
Magnitudo
5,5
Kedalaman
10 km
Koordinat
5,62 LU - 125,22 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 18 Jun 2026 • 14.00.30 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M5,5 DI WILAYAH MINDANAO, FILIPINA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Kamis, 18 Juni 2026, pukul 13.57.34 WIB wilayah Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,79° LU ; 125,28° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 230 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe pada kedalaman 53 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan :
- skala intensitas III MMI di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe; Miangas, Kepulauan Talaud; Kendahe, Kepulauan Sangihe
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M7,7 di Mindanao, Filipina pada tanggal 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB. Hingga tanggal 18 Juni 2026, pukul 14.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 499 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,7.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Jakarta, 18 Juni 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
