Gempa Bumi M5,1 – 54 km BaratLaut POSO-SULTENG
Gempa bumi M 5,1 di 54 km BaratLaut POSO-SULTENG, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
54 km BaratLaut POSO-SULTENG
Magnitudo
5,1
Kedalaman
5 km
Koordinat
1,14 LS - 120,33 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 17 Jun 2026 • 01.32.35 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M5,1 DI PALU, SULAWESI TENGAH, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Rabu, 17 Juni 2026, pukul 01.29.38 WIB wilayah Palu, Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4.9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,11° LS ; 120,32° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 54 km Tenggara Palu, Sulawesi Tengah pada kedalaman 11 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal fault ).
Berdasarkan analisis hasil pengukuran percepatan tanah dan pemodelan peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan :
- skala intensitas V MMI di Balinggi, Parigi Moutong
- skala intensitas IV - V MMI di Palolo, Sigi; Torue, Parigi Moutong
- skala intensitas III MMI di Kota Sigi Biromaru; Kota Poso
- skala intensitas II - III MMI di Kota Palu
- skala intensitas II MMI di Kota Donggala; Kota Pasangkayu
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M6.7 di Palu, Sulawesi Tengah pada tanggal 16 Juni 2026 pukul 10.27.45 WIB. Hingga tanggal 17 Juni 2026, pukul 01.55 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 354 aktivitas gempa bumi susulan (_aftershock_), dengan magnitudo terbesar M5.2.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 17 Juni 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
