Gempa Bumi M6,7 – 42 km Tenggara PALU-SULTENG

Gempa bumi M 6,7 di 42 km Tenggara PALU-SULTENG, Tidak Berpotensi Tsunami

Kembali ke daftar M 5,0+

Tidak Berpotensi Tsunami

42 km Tenggara PALU-SULTENG

Magnitudo

6,7

Kedalaman

10 km

Koordinat

1,04 LS - 120,23 BT

Saran BMKG

Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi

— Waktu rilis: 16 Jun 2026 • 10.30.10 WIB

Siaran Pers

GEMPABUMI TEKTONIK M6,7 DI PALU, SULAWESI TENGAH

TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI DI WILAYAH INDONESIA

Hari Selasa, 16 Juni 2026, pukul 10.27.44 WIB wilayah Torue, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,7 pada kedalaman 16 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,03° LS ; 120,24° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 42 km Tenggara Palu, Sulawesi Tengah.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Sausu. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan :

  1. Skala intensitas VI - VII MMI di Torue, Parigi Moutong; Parigi Selatan, Parigi Moutong
  2.  skala intensitas VII MMI di Palolo, Sigi
  3. skala intensitas V - VI MMI di Kota Sigi Biromaru; Kota Palu
  4. skala intensitas IV - V MMI di Kota Poso; Kota Donggala; Kota Pasangkayu

Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

  1. skala intensitas VII MMI di Sigi
  2. skala intensitas VI MMI di Palu, Parigi Utara, Poso
  3. skala intensitas V MMI di Parigi Moutong, Banawa Selatan
  4. skala intensitas IV MMI di Sindue, Balaesang, Masamba

Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, terdapat beberapa laporan kerusakan sebagai berikut:

  •   Kota Palu
  • Jembatan III Palu – Retak
  • Hotel Santika, Kota Palu – Dinding bangunan bagian luar retak
  • Café di Kota Palu (Jl. Y. Manimbaya) – Struktur atap runtuh
  • Auditorium Universitas Tadulako, Kota Palu – Plafon jatuh
  • Hotel Best Western, Kota Palu – Plafon jatuh
  • Toko Star Kitchen, Kota Palu – Pintu kaca pecah
  • Kabupaten Sigi
  • Kantor Bupati Sigi - Plafon Jatuh
  • Gunung Kamarora longsor
  • Saluran air terputus
  • Kabupaten Parigi Moutong
  • Rumah warga di Desa Boyantongo - tembok rumah roboh
  • Lima rumah warga di Desa Tolai - Tembok rumah Roboh
  • Kabupaten Poso
  • Beberapa bangunan mengalami kerusakan
  • Akses jalan di Napu mengalami kerusakan

Hingga pukul 13.30 WIB, hasil monitoring BMKG telah terjadi 71 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan Magnitudo terbesar M5,2.

BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Himbauan kepada masyarakat:

  1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
  2. Menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
  3. Mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

Jakarta, 16 Juni 2026

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.

Peta Guncangan

Peta Guncangan

Hubungi via WhatsApp