Gempa Bumi M5,2 – 85 km BaratLaut PULAUMOROTAI-MALUT
Gempa bumi M 5,2 di 85 km BaratLaut PULAUMOROTAI-MALUT, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
85 km BaratLaut PULAUMOROTAI-MALUT
Magnitudo
5,2
Kedalaman
112 km
Koordinat
3,01 LU - 127,98 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 13 Jun 2026 • 02.36.24 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M5,2 DI PULAU DOI, MALUKU UTARA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 02.33.51 WIB wilayah Pulau Doi, Maluku Utara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,92° LU ; 127,95° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 72 km Timur Laut, Pulau Doi, Maluku Utara pada kedalaman 99 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi deformasi dalam batuan lempeng laut maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (thrust-oblique).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan:
- skala intensitas III MMI di Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai; Morotai Jaya, Pulau Morotai; Loloda Kepulauan, Halmahera Utara
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 02.51.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 13 Juni 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
