Gempa Bumi M5,2 – 235 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT

Gempa bumi M 5,2 di 235 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT, Tidak Berpotensi Tsunami

Kembali ke daftar M 5,0+

Tidak Berpotensi Tsunami

235 km BaratLaut KEP-SANGIHE-SULUT

Magnitudo

5,2

Kedalaman

10 km

Koordinat

5,71 LU - 125,15 BT

Saran BMKG

Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi

— Waktu rilis: 10 Jun 2026 • 16.16.18 WIB

Siaran Pers

GEMPABUMI TEKTONIK M5,2 DI LAUT SULAWESI, KEPULAUAN SANGIHE, SULAWESI UTARA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Hari Rabu, 10 Juni 2026, pukul 16.13.41 WIB wilayah Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,71° LU ; 125,28° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 234 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe pada kedalaman 33 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan :

1. skala intensitas II - III MMI di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe

2. skala intensitas II MMI di Miangas, Kepulauan Talaud; Kendahe, Kepulauan Sangihe

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M7,7 di Mindanao, Filipina pada tanggal 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB. Hingga tanggal 10 Juni 2026, pukul 12.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 224 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ), dengan magnitudo terbesar M6,7.

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Jakarta, 10 Juni 2026

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.

Peta Guncangan

Peta Guncangan

Hubungi via WhatsApp