Gempa Bumi M5,7 – 127 km Tenggara BOLAANGMONGONDOWTMR-SULUT
Gempa bumi M 5,7 di 127 km Tenggara BOLAANGMONGONDOWTMR-SULUT, Tidak Berpotensi Tsunami
Kembali ke daftar M 5,0+
127 km Tenggara BOLAANGMONGONDOWTMR-SULUT
Magnitudo
5,7
Kedalaman
10 km
Koordinat
0,26 LS - 125,07 BT
Saran BMKG
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
— Waktu rilis: 7 Jun 2026 • 01.59.24 WIB
Siaran Pers
GEMPABUMI TEKTONIK M5,7 DI LAUT MALUKU, SULAWESI UTARA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Minggu 07 Juni 2026 pukul 01.56.47 WIB wilayah Laut Maluku, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,24° LS ; 125,11° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 123 Km arah Tenggara Kota Tutuyan, Sulawesi Utara pada kedalaman 32 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique-thrust ).
Berdasarkan estimasi peta guncangan ( shakemap ), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nuangan, Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Pinolosian Timur, Bolaang Mongondow Selatan, daerah Motongkad, Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Hingga pukul 02.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.* Jakarta, 07 Juni 2026 Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
