GEMPABUMI TEKTONIK M4,8 DI LAUT TIMOR, TIMOR TENGAH SELATAN, NUSA TENGGARA TIMUR, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI Kejadian dan Parameter Gempabumi: Hari Kamis 28 Mei 2026 pukul 08.46.21 WIB wilayah Pantai Selatan Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 10,55° LS ; 124,49° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 Km arah Selatan Kualin, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 16 km. Jenis dan Mekanisme Gempabumi: Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng / sesar aktif / aktivitas swarm. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh sesar naik ( thrust fault ). Dampak Gempabumi: Gempabumi ini dirasakan di Kota [NAMA_KOTA] dengan skala intensitas [I s.d XII] MMI ([Deskripsi Intensitas Dampak/Dirasakan]). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Berdasarkan analisis hasil pengukuran percepatan tanah dan pemodelan peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kualin, Timor Tengah Selatan dengan skala intensitas III MMI (Dirasakan nyata dalam ruangan), daerah Amanuban Selatan, Timor Tengah Selatan dengan skala intensitas III MMI (Dirasakan nyata dalam ruangan) dan daerah Amarasi Timur, Kabupaten Kupang dengan skala intensitas III MMI (Dirasakan nyata dalam ruangan). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Gempabumi Susulan: Hingga Selasa 02 Juni 2026 13.37.02 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Rekomendasi: Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.* Jakarta, 02 Juni 2026 Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.