Kembali ke Berita Utama

Tim Rukyat Hilal Stasiun Geofisika Waingapu BMKG Pecahkan Rekor Dunia

03 November 2016

Dwi Rini

Berita Utama

Tim Rukyat Hilal Stasiun Geofisika Waingapu BMKG Pecahkan Rekor Dunia

Senin,  31 Oktober 2016  telah dilaksanakan Rukyat Hilal Penentu Awal Safar 1438 H oleh Tim Rukyat Hilal BMKG di 17 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari sejumlah lokasi pengamatan yang dilakukan tersebut, Hilal berhasil teramati dari Pero Konda, Bondo Kodi, Kab. Sumba Barat Daya, NTT. Hilal tersebut teramati pada pukul 18:08:53 WITA – 18:14:18 WITA.

Berdasarkan perhitungan, pada saat Matahari terbenam di lokasi pengamatan, tinggi Hilal (dari horison) yang teramati tersebut adalah 6,21°, elongasinya (jarak sudut pusat piringan Bulan dan pusat piringan Matahari) adalah 7,89°, umur bulannya (selisih waktu terbenam Matahari dengan waktu terjadinya konjungsi) adalah 16,39 jam, lagnya (selisih waktu terbenam Bulan dengan waktu terbenam Matahari) adalah 30 menit, dan fraksi illuminasi bulannya (perbandingan antara luas piringan Bulan yang tercahayai Matahari dengan luas seluruh piringan Bulan) adalah 0,48%.

Saat dibandingkan dengan rekor-rekor dunia dalam pengamatan Hilal yang dapat diakses di http://www.icoproject.org/record.html#picture, hasil Pengamatan Tim Rukyat Hilal Stasiun Geofisika Waingapu BMKG tersebut memecahkan REKOR DUNIA untuk Sub Kategori Smallest Ellongation pada Kategori Ordinari Imaging yang sebelumnya dipegang oleh Tim Stasiun Geofisika Gowa BMKG. Adapun rekor dunia untuk sub kategori Umur Termuda (Youngest Age) pada kategori Ordinari Imaging masih dipegang oleh Tim Stasiun Geofisika Gowa BMKG.

Berita Utama Lainnya

Fokus pada Keselamatan Masyarakat, BMKG-ITB Perkuat Rantai Informasi Peringatan Dini

Fokus pada Keselamatan Masyarakat, BMKG-ITB Perkuat Rantai Informasi Peringatan Dini

BMKG Tegaskan Cuaca Lebaran 2026 Relatif Kondusif, Namun Potensi Hujan Intensitas Tinggi Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah

BMKG Tegaskan Cuaca Lebaran 2026 Relatif Kondusif, Namun Potensi Hujan Intensitas Tinggi Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah

Hadiri Sarasehan Penguatan Sistem SAR Nasional, Kepala BMKG Terima Penganugerahan Warga Kehormatan Basarnas

Hadiri Sarasehan Penguatan Sistem SAR Nasional, Kepala BMKG Terima Penganugerahan Warga Kehormatan Basarnas