
BMKG dan Timor-Leste Perkuat Kolaborasi, Dorong Penguatan SDM dan Kebencanaan
BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Jakarta, Kamis (20/10/2016) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kembali memenuhi undangan Komisi V DPR-RI dalam Rapat Dengar Pendapat dengan agenda pembahasan penyampaian jawaban atas pertanyaan, usulan, dan pendapat anggota mengenai program-program di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dan BMKG dalam RAPBN TA.2017.
Agenda lainnya dalam RDP kali ini membahas penyesuaian rincian alokasi anggaran untuk fungsi dan program per eselon I, Kementerian PDT,BNPP dan BMKG sesuai dengan hasil pemmbahasan Badan Anggaran DPR-RI dan Kebijakan para mitra Komisi V DPR-RI.
Sekretaris utama BMKG Dr. Widada Sulistya, pada awal presentasinya memberikan jawaban terhadap pertanyaan dan usulan dari para anggota Komisi V DPR-RI yang berkaitan dengan program-program yang telah dilaksanakan oleh BMKG saat ini dan akan datang.
Lebih Lanjut Dr. Widada Sulistya,DEA menyampaikan secara rinci tentang program kerja dalam RAPBN TA.2017. Dr. Widada menjelaskan “Pagu anggaran BMKG dalam RAPBN TA.2017 sebesar 1.661 trilyun, kemudian mengalami penyesuaian/penghematan sebesar Rp.68.602.407 Milyar. Dengan adanya penyesuaian anggaran tersebut, maka pagu alokasi BMKG menjadi sebesar 1,592 trilyun yang akan dialokasikan untuk 2 kegiatan operasional utama yakni, program DMPTL (generik) dan program PPMKG (teknis),kemudian kegiatan yang bersifat pembangunan dan inovasi akan kami tunda terlebih dahulu, Ujar Dr. Widada.
Pak Sungkono salah seorang anggota Komisi V dari fraksi Partai Amanat Nasional Daerah pemilihan Jawa Timur I mengutarakan harapannya bagi BMKG “dengan adanya penyesuaian anggaran ini, kita semua harus prihatin, dan diharapkan bagi BMKG untuk tetap melakukan maintenance peralatannya, karena peralatan yang dimiliki BMKG sudah menjadi standar dunia, sehingga informasi dari BMKG masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat“, ujar Sungkono,

BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Flores, 26 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pendampingan teknis pascagempa bumi M7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) di wilayah Flores. Penguatan sinergi dan transparansi data dilakukan sebagai bagian dari upaya rekonstruksi sekaligus mitigasi jangka panjang, mengingat potensi kegempaan di wilayah Flores cukup tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena astronomis Gerhana Bulan Sebagian akan berlangsung pada tanggal 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tidak dapat mengamati langsung fenomena alam ini karena posisi Indonesia berada di luar area visibilitas gerhana.