Jakarta, Selasa (13/6) – Sekretaris Utama BMKG, Dr. Widada Sulistya, DEA melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang diwakili oleh wakil rektor ITERA, Prof Dr. Sukrasno, M.S. Penandatangan kerja sama ini merupakan tindaklanjut dari perjanjian pelaksanaan kerja sama (PKS) yang telah dilakukan sebelumnya oleh Kepala BMKG, Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng dengan Rektor ITERA, Prof Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc. PhD pada 6 Oktober 2016 lalu.
Fokus dari perjanjian pelaksanaan kerjasama ini mengacu pada pemanfaatan sarana dan prasarana, pendidikan, penelitian dan pengembangan di Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta pengembangan program studi Sains Atmosfer dan Keplanetan pada kampus ITERA.
Pada kesempatan kali ini, Kepala BMKG, Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng membuka sekaligus menyaksikan proses penandatanganan dengan didampingi oleh Rektor ITERA, Prof. Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc. PhD yang berlangsung di ruang rapat lantai 1 kantor BMKG Pusat. Dalam sambutannya, Andi Eka mengungkapkan harapannya, supaya kerjasama yang terjalin antara BMKG dengan ITERA bisa menjadi peluang untuk menjawab persoalan yang berkaitan dengan perubahan iklim dan bencana, selain itu melalui kerjasama ini diharapkan bisa menjadi Sharing Knowledge dalam kegiatan penelitian yang hasil penelitiannya dapat dikembangkan dan nantinya dapat bermanfaat bagi generasi masa depan untuk melakukan penelitian di bidang cuaca dan iklim.
“Dengan adanya kerjasama antara BMKG dengan ITERA, percepatan proses diseminasi terkait cuaca, iklim dan gempa kepada masyarakat bisa lebih cepat, sekaligus bisa menjadi kontribusi yang berkelanjutan terhadap penanganan bencana yang selama ini terjadi serta dapat meningkatkan keakurasian dan kualitas data dalam memprediksi cuaca dan iklim.” lanjut Andi Eka.
Untuk rencana kedepannya, BMKG dan ITERA akan membangun Laboratorium Penelitian Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dilahan milik ITERA seluas 2 Ha untuk menjadi bagian dari sarana belajar mengajar di ITERA baik pembelajaran model lama maupun model baru dimana alat-alat nya sudah diotomatisasi sekaligus bermanfaat sebagai pengamatan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.
Selain itu, pada kerja sama ini, BMKG juga ikut serta berperan aktif dalam pengembangan Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan yang baru akan diadakan di ITERA. Guna menunjang kegiatan ini, akan dibenuk tim khusus yang beranggotakan kedua belah pihak untuk menyusun kurikulum dan silabus Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan.
Acara yang dihadiri oleh pejabat eselon I, II dan III dilingkungan BMKG ini diakhiri dengan kegiatan Press Conference dan diskusi tanya jawab dari rekan-rekan media elektronik, cetak maupun online yang difasilitasi oleh Kepala Bagian Humas, Hary Tirto Djatmiko, ST.
Pascagempabumi M 7.6, BMKG Sampaikan Analisis dan Timeline Peringatan Dini Tsunami
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa proses penyampaian informasi dan peringatan dini tsunami pascagempa bumi magnitudo (M) 7,6 di wilayah Sulawesi Utara telah berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi M 7,6 yang digelar di Ruang Command Center, Gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Executive Secretary CTBTO Kunjungi BMKG, Perkuat Kolaborasi Teknologi untuk Pemantauan Seismik Global
BMKG menerima kunjungan resmi Executive Secretary Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organization (CTBTO), Robert Floyd, di Kantor Pusat BMKG, Jakarta, Rabu (1/4/2026)
BMKG Gelar Halalbihalal 1447 H, Perkuat Soliditas dan Tingkatkan Kualitas Layanan
BMKG menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi dan Halalbihalal Keluarga Besar BMKG dalam rangka mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan ukhuwah Islamiyah di lingkungan kerja.