Kepala BMKG Menjadi Narasumber Dalam Diskusi Pembangunan di BAPPENAS
27 February 2017
Rachmat Hidayat
Berita Utama
Jakarta – Senin (27/2/2017), Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng menjadi Narasumber dalam Diskusi Pembangunan dengan tema Potensi Bencana Lingkungan Dan Variabilitas Iklim dan Cuaca Dalam Perencanaan Pembangunan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional di Gedung Widjoyo Nitisastro.
Acara yang di ikuti Oleh Eselon I dan Eselon II, Fungsional Perencana Utama dan Fungsional Perencana Madya Kementerian PPN/ Bappenas dengan sasaran memberikan wawasan kepada perencana pembangunan tentang potensi dan ancaman bencana yang dapat menghambat pelaksanaan pembangunan serta memberikan masukan dan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas penyusunan rencana pembangunan.
Diskusi Pembangunan menghadirkan tiga Narasumber diantaranya Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng dengan topik proyeksi cuaca dan implikasinya terhadap RKP 2018, Sonya Dewi Santoso, Ph.D ICRAFF Indonesia dengan topik potensi dan sebaran wilayah rawan kebakaran lahan dan hutan, dan Dr. Irwan Meilano, ST. MSc (ITB) dengan topik proyeksi pergerakan sesar dan sebaran potensi gempa di Indonesia.
Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng Dalam Memberikan Presentasi
BMKG Laksanakan Pemantauan Hilal Serentak di 37 Lokasi, Pastikan Kesiapan Observasi di Seluruh Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan hilal secara serentak di 37 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia pada Kamis (19/03/2026).
Kawal Keselamatan Mudik Lebaran 2026, BMKG Pastikan Kesiapan Layanan Informasi Cuaca Terintegrasi
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, melakukan rangkaian kunjungan kerja untuk meninjau kesiapan posko pelayanan mudik Lebaran 2026, Rabu (18/03/2026).
Kajian Ramadan di UGM, Kepala BMKG Ungkap Pentingnya Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam Hadapi Perubahan Iklim
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim global. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam kajian Ramadan bertajuk Samudra: Safari Ilmu di Bulan Ramadan yang merupakan bagian dari program Ramadan di Kampus (RDK) di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada.