
BMKG dan Timor-Leste Perkuat Kolaborasi, Dorong Penguatan SDM dan Kebencanaan
BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

BOGOR -“Meningkatkan kemampuan observer dalam kegiatan pengamatan klimatologi, sehingga data hasil pengamatan benar, berkualitas dan mendukung pembuatan prediksi iklim yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan users,“ dikatakan Dra. Nurhayati, M.Sc Kepala Pusat Iklim Agroklimat dan Iklim Maritim saat memberikan sambutan dan pengarahan tentang tujuan Workshop Observer dan TU Klimatologi di Istana ballroom Hotel Salak, Selasa (12/4).
Selain itu, Dra. Nurhayati menambahkan tujuan workshop adalah memberikan pembekalan kepada tim/bagian tata usaha dalam melaksanakan tugas pengarsipan dalam melaksanakan tugas pengarsipan, pendokumentasian, perencanaan, pelaporan kinerja, rekap gaji, serta dalam menjalin kemitraan dengan instansi terkait.
Lebih lanjut, Dra. Nurhayati menambahkan Workshop observer di fokuskan pada penyeragaman observasi terkait tata cara dan waktu pengamatan sesuai Perka No. 32 tentang tata cara tetap pengamatan iklim, Pengumpulan data AWS center sebagai data pembanding pengamatan manual dan mampu mengolah data iklim secara sederhana hasil dari observasi manual maupun automatis.
Sedangkan Tata usaha Klimatologi di fokuskan pada pelaporan dan monitoring laporan bulanan stasiun melalui aplikasi web-based, tertib administrasi pelaporan berkala kegiatan penugasan di daerahkan, dan peningkatan kapasitas tata usaha terkait pengelolaan BMN, kerjasama dengan instansi lain, perencanaan penganggaran serta tata naskah, jelasnya
Kegiatan Workshop Observer dan TU Klimatologi yang dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Iklim Agroklimat dan Iklim Maritim, diikuti sebanyak 52 peserta terdiri dari 28 peserta Observer dan 24 peserta TU Klimatologi Kantor UPT MKG serta Balai Besar MKG wilayah I-V dan di hadiri Kapusdiklat BMKG dan Pejabat Eselon III dan IV Bidang Klimatologi dan berlangsung selama 4 hari kedepan 12 – 15 April 2016.

BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Flores, 26 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pendampingan teknis pascagempa bumi M7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) di wilayah Flores. Penguatan sinergi dan transparansi data dilakukan sebagai bagian dari upaya rekonstruksi sekaligus mitigasi jangka panjang, mengingat potensi kegempaan di wilayah Flores cukup tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena astronomis Gerhana Bulan Sebagian akan berlangsung pada tanggal 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tidak dapat mengamati langsung fenomena alam ini karena posisi Indonesia berada di luar area visibilitas gerhana.