
BMKG Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat pada Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
BMKG menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Pusat BMKG, Jakarta, Senin (17/8/2026)
Kembali ke Berita Utama

Jakarta – Senin (23/10) pukul 9 waktu Jenewa Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng dalam kapasitasnya sebagai Permanent Representative Indonesia with WMO telah menyampaikan pidato melalui video conference dari Kantor BMKG Pusat pada Sidang Technical Commission of The fifth session of the Joint WMO/IOC Technical Commission for Oceanography and Marine Meteorology (TECO-JCOMM-5).
Pidato beliau bertemakan upaya mitigasi kerugian ekonomi akibat bencana yang saat ini sebagian besar adalah bencana hidrometeorologi. Upaya yang dilakukan oleh WMO dan juga BMKG untuk mitigasi tersebut yaitu dengan mengupayakan integrasi sistem observasi, prakiraan, dan layanan meteorologi.
Pada Senin itu juga pukul 9.20 waktu Jenewa, Dr. Widada Sulistya,DEA dalam kapasitasnya sebagai Plt. Kepala BMKG telah menyampaikan pidato pada Pembukaan Sidang The Seventeenth Session of the Commission for Atmospheric Sciences of the World Meteorological Organization (CAS-17). Pada kesempatan video conference dari Kantor BMKG Pusat tersebut, beliau didampingi oleh Dr. Andi Eka Sakya, selaku Permanent Representative Indonesia with WMO, dan para Pejabat Eselon I BMKG

BMKG menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Pusat BMKG, Jakarta, Senin (17/8/2026)

Jakarta, 13 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendorong prakiraan berbasis dampak (impact based-forecast/IBF) sebagai landasan untuk memperkokoh budaya tangguh bencana. Ketangguhan masyarakat terwujudkan melalui aksi dini dalam mitigasi bencana serta pembangunan multi-sektor sebagai respons terhadap peringatan dini.

Kalimantan Tengah, 10 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengoperasikan Radar Cuaca C-Band di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Senin (10/8/2026). Kehadiran radar cuaca ini menjadi bagian dari upaya BMKG memperkuat jaringan observasi cuaca nasional guna mendukung sistem peringatan dini yang lebih cepat, tepat, dan akurat bagi masyarakat serta berbagai sektor pembangunan, termasuk memperkuat pemantauan kondisi cuaca untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.