
BMKG dan Timor-Leste Perkuat Kolaborasi, Dorong Penguatan SDM dan Kebencanaan
BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
Kembali ke Berita Utama

Depok (09/06) – Sebagai bentuk kerja sama antara BMKG dengan Departemen Teknik Elektro Universitas Indonesia, Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa dan Jaringan Komunikasi, Muhamad Sadly diundang dalam Friday Morning Forum (FMF) Series-23 Departemen Teknik Elektro UI untuk membahas tentang Indonesia Tsunami Early Warning Systems (InaTEWS): Perkembangan, Penguatan dan Tantangan Kedepan.
Kegiatan ini dihadiri oleh para mahasiswa Departemen Teknik Elektro yang sedang menjalani Program Sarjana, Magister maupun Program Doktor. Antusiasme yang luar biasa terlihat selama kegiatan berlangsung.
Dalam paparannya, Sadly menyampaikan terkait Tugas Pokok dan Fungsi BMKG dalam memberikan informasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan meteorologi, klimatologi dan geofisika sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Lebih rinci lagi, Sadly menerangkan tantangan kedepan terkait dengan peringatan dini khususnya Tsunami, yaitu teknologi yang berkembang dengan sangat cepat antara lain Big Data, Artificial Intelligence, Internet of Things, Crowd Sourcing, dan Instruments and Engineering.
Selanjutnya Sadly juga menyebutkan produk-produk BMKG dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menerima informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika antara lain aplikasi info BMKG dan Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi (MHEWS Terintegrasi) yang di bagikan secara gratis kepada stakeholder dan masyarakat yang bahkan menjadi acuan bagi negara lain.
Mengakhiri paparannya, Sadly menyampaikan peran strategis Universitas Indonesia khususnya Departemen Teknik Elektro dalam antisipasi Gempabumi dan Tsunami yaitu sebagai Center of Excellent di bidang IPTEK Kebencanaan, agar bisa menghadirkan inovasi di berbagai antara lain Sistem Observasi, Processing System dan Diseminasi Gempabumi dan Tsunami serta dalam memperkuat Kompetensi dan Kapasitas SDM BMKG dalam bidang Teknologi Gempabumi dan Tsunami.

BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Flores, 26 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pendampingan teknis pascagempa bumi M7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) di wilayah Flores. Penguatan sinergi dan transparansi data dilakukan sebagai bagian dari upaya rekonstruksi sekaligus mitigasi jangka panjang, mengingat potensi kegempaan di wilayah Flores cukup tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena astronomis Gerhana Bulan Sebagian akan berlangsung pada tanggal 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tidak dapat mengamati langsung fenomena alam ini karena posisi Indonesia berada di luar area visibilitas gerhana.