BMKG Siapkan Posko Cuaca Angkutan Lebaran Tahun 2019
27 May 2019
Rozar Putratama
Berita Utama
Jakarta – Senin (27/5) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ikut berperan serta dalam posko angkutan lebaran tahun 2019 dengan menurunkan bus posko pantau cuaca yang dilepas Deputi bidang Instrumentasi Kalibrasi Rekayasa Dan Jaringan Komunikasi Dr. Widada Sulistya,DEA di halaman kantor pusat BMKG.
Bus pantau cuaca akan standby berada di lokasi pelabuhan merak dermaga 2 mulai tanggal 27 mei – 4 Juni 2019. Layanan yang diberikan bagi para pemudik antara lain Data pengamatan cuaca, tinggi gelombang laut setiap jamnya, prakiraan cuaca 6 jam an untuk jalur penyeberangan merak – bakauheni. Data informasi layanan cuaca BMKG nantinya bisa diakses melalui website bmkg, sosial media BMKG serta akan di diseminasikan setiap harinya kepada para stakeholder.
Dalam sambutannya Dr. Widada berpesan “agar tetap menjaga kondisi kesehatan badan saat menjalankan posko di bulan ramadhan ini, kita tetap harus optimal dalam memberikan layanan informasi cuaca kepada masyarakat”.
Kegiatan upacara pelepasan bus posko pantau cuaca kali ini turut diikuti Deputi bidang meteorologi Drs. R. Mulyono Rahadi Prabowo, M.Sc, Kepala pusat informasi meteorologi publik Fachry Radjab, M.Si serta para pejabat eselon III-IV di lingkungan kedeputian meteorologi.
BMKG Laksanakan Pemantauan Hilal Serentak di 37 Lokasi, Pastikan Kesiapan Observasi di Seluruh Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan hilal secara serentak di 37 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia pada Kamis (19/03/2026).
Kawal Keselamatan Mudik Lebaran 2026, BMKG Pastikan Kesiapan Layanan Informasi Cuaca Terintegrasi
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, melakukan rangkaian kunjungan kerja untuk meninjau kesiapan posko pelayanan mudik Lebaran 2026, Rabu (18/03/2026).
Kajian Ramadan di UGM, Kepala BMKG Ungkap Pentingnya Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam Hadapi Perubahan Iklim
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim global. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam kajian Ramadan bertajuk Samudra: Safari Ilmu di Bulan Ramadan yang merupakan bagian dari program Ramadan di Kampus (RDK) di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada.