BMKG Serahkan Alat Deteksi Gempabumi Kuat Kepada Pemprov Banten
14 August 2019
Rozar Putratama
Berita Utama
Anyer – Rabu (14/8) Bertepatan dengan acara penutupan roadshow Desa tangguh Bencana yang dilaksanakan selama 34 hari di pesisir pulau Jawa dengan Komando dari Badan Nasional Penanggulanagan Bencana, bertempat di lapangan hotel Marbella Anyer Kepala BMKG Prof Ir. Dwikorita Karnawati ,M.Sc.P.hD menyerahkan alat Earthquake Early Warning System (Sistem Peringatan Dini gempabumi) kepada Sekretaris Daerah Provinsi Banten dengan disaksikan Kepala BNPB Doni Monardo.
Alat ini merupakan salah satu terobosan terbaru BMKG dalam hal memberikan peringatan dini apabila terjadi gempabumi kuat. Sistem ini bekerja memberikan informasi lebih dini sebelum gempakuat tersebut melanda suatu kawasan, sehingga alat ini sangat berguna untuk bertindak lebih cepat melakukakan evakuasi mandiri apabila terjadi gempabumi yang dirasakan.
Melalui kesempatan pidato di hadapan para jajaran Pejabat daerah Kab. Pandeglang, Perangkat TNI dan Kepolisian, pelajar, perangkat desa, serta organisasi relawan Kepala BMKG Dwikorita menjelaskan keselamatan nyawa kita tidak hanya bergantung sepenuhnya kepada alat ini apabila terjadi bencana gempabumi, tetapi juga tingkat kewaspadaan kita terhadap sebuah bencana, disinilah tujuan dari kegiatan Destana dilakukan, yakni untuk meningkatkan kewaspadaan serta siaga mengurangi potensi resiko bencana”.
Lebih lanjut Dwikorita menyampaikan “saya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh UPT BMKG di wilayah kegiatan ekspedisi Destana yang telah secara aktif berperan memberikan edukasi gempabumi dan tsunami demi mewujudkan masyarakat yang tangguh hadapi gempabumi dan tsunami”
Diskusi dengan Kepala BNPB
Pidato
Foto bersama
Door stop
Foto bersama dengan Marching Band BMKG
Ramah tamah
Persiapan simulasi gempabumi di MTSn 4
Presentasi di depan relawan dan perangkat desa pandeglang
BMKG Laksanakan Pemantauan Hilal Serentak di 37 Lokasi, Pastikan Kesiapan Observasi di Seluruh Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan hilal secara serentak di 37 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia pada Kamis (19/03/2026).
Kawal Keselamatan Mudik Lebaran 2026, BMKG Pastikan Kesiapan Layanan Informasi Cuaca Terintegrasi
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, melakukan rangkaian kunjungan kerja untuk meninjau kesiapan posko pelayanan mudik Lebaran 2026, Rabu (18/03/2026).
Kajian Ramadan di UGM, Kepala BMKG Ungkap Pentingnya Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam Hadapi Perubahan Iklim
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim global. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam kajian Ramadan bertajuk Samudra: Safari Ilmu di Bulan Ramadan yang merupakan bagian dari program Ramadan di Kampus (RDK) di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada.