
BMKG dan Timor-Leste Perkuat Kolaborasi, Dorong Penguatan SDM dan Kebencanaan
BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Jakarta – Rabu (24/10), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim menyelenggarakan Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim dengan tema “Aksi Nyata, Satu Tujuan Di Bawah 2ºC” dan diselenggarakan di Auditorium Dr. Soedjarwo.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Exhibition dan Talkshow ini merupakan perayaan kreativitas masyarakat dalam menciptakan insiatif – inisiatif kegiatan mitigasi serta adaptasi yang bisa dilihat secara langsung hasil kajiannya di booth pameran.
Tujuan diselenggarakannya kegiatan hari aksi pengendalian perubahan iklim sebagai ajang bertukar informasi dan pikiran serta pengalaman, hasil penelitian (best practices), teknologi dan agenda aksi perubahan iklim. Hari Aksi pengendalian ini mendorong masyarakat untuk aktif dan perduli berperan dalam pengendalian perubahan iklim melalui adaptasi dan mitigasinya.
Sebelum acara dibuka secara resmi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. diadakan penandatanganan nota kesepahaman antara BMKG yang diwakili Sekretaris Utama BMKG Drs. Untung Merdijanto. M.Si. dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian LHK Dr. Ir. Bambang Hendroyono, MM.
Ruang lingkup nota kesepahaman antara BMKG dan Kementerian LHK ini mencakup
Pada hari aksi pengendalian perubahan iklim ini, BMKG turut berperan serta mengikuti kegiatan exhibition. Produk – produk yang ditampilkan berupa permainan edukasi MKG, peta proyeksi iklim, buku dan brosur perubahan iklim. Usai melakukan kegiatan penandatanganan, Drs. Untung Merdijanto didampingi Kepala Biro Hukum dan Organisasi Darwahyuniati, SH.MH melakukan kunjungan ke booth BMKG.

BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Flores, 26 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pendampingan teknis pascagempa bumi M7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) di wilayah Flores. Penguatan sinergi dan transparansi data dilakukan sebagai bagian dari upaya rekonstruksi sekaligus mitigasi jangka panjang, mengingat potensi kegempaan di wilayah Flores cukup tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena astronomis Gerhana Bulan Sebagian akan berlangsung pada tanggal 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tidak dapat mengamati langsung fenomena alam ini karena posisi Indonesia berada di luar area visibilitas gerhana.